LUMAJANG – Dalam rangka menyambut kepulangan jemaah haji dari Kloter 4, 25, 36, 37, dan 83, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan menutup sementara aktivitas Pedagang Kaki Lima (PKL) di empat sisi Alun-alun Lumajang. Kebijakan ini diterapkan guna menjaga kelancaran, ketertiban, serta kekhidmatan prosesi penyambutan yang dipusatkan di Pendopo Kabupaten.
Baca juga: Diguyur Hujan, Polisi Tetap Siaga: Patroli Ngabuburit Polsek Sukodono Sasar Balap Liar di JLT
Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi Satpol PP Lumajang, Kamis (19/6/2025), merujuk pada Surat Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Lumajang Nomor: 500.2/181/427.54/2025, tertanggal 18 Juni 2025.
**Jadwal Penutupan Sementara Aktivitas PKL:**
* **Kamis, 19 Juni 2025:** Pukul 10.30 WIB hingga kegiatan penjemputan selesai
* **Minggu, 22 Juni 2025:**
• Pukul 11.30 WIB hingga selesai
• Pukul 23.30 WIB hingga selesai
Baca juga: Demi Dua Tabung LPG, Pria 37 Tahun Nekat Gasak Dagangan di Lumajang
• Car Free Day (CFD) ditiadakan
* **Senin, 7 Juli 2025:** Pukul 11.30 WIB hingga selesai
Penutupan diberlakukan di seluruh sisi alun-alun: barat, utara, timur, dan selatan. Satpol PP mengimbau para PKL untuk mendukung penataan ini sebagai bentuk penghormatan atas kembalinya jemaah dari Tanah Suci.
Baca juga: Satgas Pangan Polres Lumajang dan Bapanas RI Turun ke Pasar, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman
**Sinergi Ketertiban dan Kepedulian Sosial**
Langkah ini tidak semata-mata teknis, tetapi juga mencerminkan semangat toleransi dan kepedulian sosial masyarakat Lumajang. Pendekatan persuasif dan humanis dikedepankan oleh petugas, sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang BerAKHLAK.
"Ini momen istimewa yang patut kita jaga bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para PKL, untuk menciptakan suasana tertib, aman, dan nyaman," tulis pernyataan resmi Satpol PP Lumajang (Ind/red).
Editor : Redaksi