LUMAJANG – Perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, berubah menjadi duka. Seorang ibu rumah tangga, Anik Mutmainah (38), meninggal dunia mendadak saat menonton karnaval dengan iringan musik sound horeg, Sabtu malam (2/8/2025).
Baca juga: Ribuan Pemancing Serbu Alam Rowo Sumo, Event Perdana Bertepatan HUT RI ke-81
Anik diketahui datang khusus untuk menyaksikan pertunjukan yang menjadi kegemarannya. “Dia sangat suka hiburan seperti ini, makanya semangat sekali datang ke sana,” ungkap sang suami, Mujiarto.
Sekitar pukul 21.00 WIB, Anik terlihat merekam jalannya karnaval menggunakan ponsel. Tak lama kemudian, ia mendadak terjatuh dan tak sadarkan diri. Warga yang panik langsung mengevakuasi korban ke RSUD Pasirian. Namun, setibanya di IGD sekitar pukul 22.00 WIB, dokter menyatakan Anik sudah meninggal dunia.
Baca juga: Semarak HUT RI ke-81, Desa Jatimulyo dan Mahasiswa KKN STKIP PGRI Lumajang Gelar Aneka Lomba
“Kami sudah lakukan pertolongan hidup dasar, tapi pasien tidak merespons. Saat tiba, kondisinya sudah tanpa refleks kehidupan,” jelas dr. Yessika, dokter jaga RSUD Pasirian.
Mujiarto menegaskan istrinya tidak memiliki riwayat penyakit jantung maupun keluhan kesehatan serius. Ia menduga kerasnya suara sound system berkontribusi terhadap insiden itu. “Kalau dibilang tidak bahaya, menurut saya tidak masuk akal. Suaranya sangat keras,” ujarnya.
Baca juga: 25 Personel Kompi B Polres Lumajang Sisir Jalur Rawan, Antisipasi Kriminalitas 4C
Peristiwa ini memicu reaksi warganet setelah video detik-detik Anik terjatuh beredar luas di media sosial. Banyak yang menyoroti risiko kesehatan akibat volume ekstrem sound horeg dan mempertanyakan keamanan acara sejenis (Ind/red).
Editor : Redaksi