Tabrak Lari

Aldi Andika Pulang Tinggal Nama, Pelaku Tabrak Lari Lumajang Dicari Polisi

Reporter : Indana Zulfa
Anggota Satlantas Polres Lumajang ketika mendatangi TKP

LUMAJANG – Suasana tenang di Jalan Wijaya Kusuma, Desa Grati, Kecamatan Sumbersuko, mendadak berubah mencekam pada Jumat (8/8/2025) sore. Sekitar pukul 15.00 WIB, kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga sepeda motor merenggut nyawa seorang pria.

 

Baca juga: Belum Ada Kesepakatan Damai, Aduan Dugaan Perzinahan Oknum Kades di Lumajang Terus Bergulir

Korban, Aldi Andika Prayogi (21), warga Dusun Denok Kulon, Desa Denok, Lumajang, menghembuskan napas terakhirnya setelah mengalami luka parah di kepala. Darah mengalir dari telinga dan mulutnya, membuat warga yang melihat tak kuasa menahan ngeri. Ia sempat dilarikan ke RSUD dr. Haryoto, namun tak tertolong.

 

Dari keterangan saksi, tragedi itu terjadi begitu cepat. Sepeda motor Honda Revo hitam hijau yang dikendarai Aldi melaju dari arah selatan ke utara. Saat hendak mendahului, motornya menabrak kendaraan di depannya yang belum diketahui identitasnya. Aldi terpental ke kanan, lalu ditabrak keras oleh sepeda motor lain dari arah berlawanan.

 

Yang lebih memilukan, kedua pengendara motor yang terlibat langsung kabur meninggalkan korban tergeletak di jalan. Tak ada yang berhenti untuk menolong hingga warga sekitar bergegas memberi bantuan.

Baca juga: Pemkab Lumajang Larang ASN Live di Media Sosial Saat Jam Kerja, Tegaskan Disiplin dan Etika Digital

 

“Ini jelas tabrak lari. Kedua pelaku melarikan diri tanpa peduli nyawa orang,” ujar salah satu petugas Satlantas Polres Lumajang yang tiba di lokasi.

 

Baca juga: Polisi Tertibkan Lalu Lintas di Pasar Buah Ranuyoso, Pedagang Diimbau Tak Pakai Badan Jalan

Polisi telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memburu pelaku tabrak lari tersebut. Bagi warga yang memiliki informasi atau rekaman CCTV di sekitar lokasi, diminta segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.

 

Kini, keluarga korban harus menerima kenyataan pahit kehilangan anak muda yang masih memiliki masa depan panjang. Jalan Wijaya Kusuma sore itu meninggalkan luka mendalam, bukan hanya di aspal, tetapi juga di hati mereka yang mengenal Aldi (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru