Lumajang – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang kian meresahkan membuat Polsek Tempeh tak tinggal diam. Sabtu (23/8/2025), polisi bersama warga langsung turun jalan menggelar patroli besar-besaran di Desa Besuk, Kecamatan Tempeh.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Dengan mobil patroli, petugas berhenti di sejumlah titik rawan, memeriksa kendaraan yang melintas, hingga berdialog langsung dengan warga. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk peringatan keras bagi para pelaku curanmor agar tidak coba-coba beraksi di wilayah Tempeh.
Kapolsek Tempeh, **AKP Syamsul Arifin**, menegaskan patroli ini bukan sekadar formalitas. “Kami tidak main-main. Setiap sudut rawan akan kami sisir. Warga juga kami imbau jangan lengah, selalu gunakan kunci ganda, dan laporkan segera jika ada hal mencurigakan,” tegasnya.
Ia menekankan, keberhasilan menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi juga membutuhkan keterlibatan penuh masyarakat.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Salah satu tokoh masyarakat Desa Besuk mengaku lega dengan kehadiran polisi di lapangan. “Kalau ada patroli rutin seperti ini, kami jadi lebih tenang. Warga juga bisa langsung menyampaikan keluhan ke polisi,” ujarnya.
Dengan patroli intensif yang dikombinasikan pendekatan humanis, Polsek Tempeh bertekad menekan angka kejahatan, khususnya curanmor, hingga ke titik terendah.
“Ini peringatan untuk para pelaku kejahatan: jangan coba-coba beraksi di Tempeh. Polisi dan masyarakat sudah bersatu menjaga kampungnya,” pungkas Syamsul (Ind/red).
Editor : Redaksi