Pertashop dan Toko Sembako

Bunda Indah: Pengelolaan Profesional Kunci Keberhasilan BUMDes

Reporter : Indana Zulfa
Embung ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

LUMAJANG – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sumber Abadi menjadi motor penggerak ekonomi Desa Bodang, Kecamatan Padang. Kehadirannya mendorong kemandirian masyarakat, meningkatkan pendapatan desa, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

 

Baca juga: Bunda Indah Tegas: Tak Akan Pernah Terbitkan Izin Perdagangan Miras di Lumajang

Hal tersebut ditegaskan Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), saat meninjau langsung aktivitas BUMDes Sumber Abadi, Selasa (26/8/2025).

 

BUMDes ini mengelola unit usaha Pertashop dan toko sembako yang tidak hanya memudahkan warga dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari, tetapi juga membuka peluang usaha baru serta menambah sumber pendapatan desa.

 

“BUMDes bukan sekadar penyedia layanan, tetapi instrumen pemberdayaan masyarakat. Usaha seperti Pertashop dan toko sembako memberi dampak nyata dengan membuka peluang usaha, meningkatkan pendapatan desa, dan memperkuat ekonomi warga agar lebih mandiri,” kata Bunda Indah.

Baca juga: Dinkes Lumajang Catat 241 Kasus Baru HIV/AIDS Selama 2026, Ribuan Kasus Masih dalam Pemantauan

 

Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma (Mas Yudha). Keduanya menekankan pentingnya pengelolaan BUMDes secara profesional dan inovatif agar mampu menjadi pilar ekonomi desa.

 

Baca juga: Kasus TBC Tersebar di Seluruh Kecamatan Lumajang, Dinkes Minta Warga Waspadai Batuk Lebih dari Dua Pekan

Selain meninjau unit usaha, Bupati juga berdialog dengan pengelola BUMDes dan warga, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, desa, dan masyarakat. Menurutnya, dengan dukungan yang tepat, BUMDes dapat menjadi fondasi pembangunan ekonomi desa yang tangguh, berkelanjutan, dan inklusif.

 

Kehadiran BUMDes Sumber Abadi diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa di Kabupaten Lumajang (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru