Lumajang – Polres Lumajang mendirikan tenda pos pengungsian di Piket Nol untuk warga terdampak erupsi Gunung Semeru. Pos ini berfungsi sebagai titik koordinasi, distribusi bantuan, serta pemantauan keselamatan masyarakat di kawasan rawan.
Baca juga: Permatabirufest 2026 Meriah, Ratusan Anak TK/RA Lumajang Unjuk Bakat Mewarnai dan Menyanyi
Selain tenda pengungsian, pos polisi juga dibangun di lokasi strategis untuk memastikan keamanan, kelancaran arus lalu lintas, serta memberikan informasi terkini kepada warga dan pengunjung yang berada di area terdampak. Langkah ini menjadi bagian dari upaya proaktif Polres Lumajang untuk memastikan warga tetap aman, nyaman, dan terlayani dengan baik selama kondisi darurat akibat Semeru.
Kasubagrenprogar Polres Lumajang, AKP Samsul Hadi, menambahkan, “Tenda pengungsian dan pos polisi ini menjadi pusat pelayanan bagi warga. Di sini, kami menyediakan bantuan darurat, arahan keselamatan, serta pemantauan kondisi warga di lapangan. Kehadiran petugas juga untuk memastikan setiap warga mendapatkan informasi resmi dan layanan yang memadai.” ungkapnya.
Baca juga: Sinergi Pemkab dan Bank Jatim, CSR Percantik Alun-Alun Lumajang
Menurut AKP Samsul Hadi, pos pengungsian Piket Nol dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan warga seperti tempat berteduh, informasi terkini tentang kondisi gunung, serta titik koordinasi bagi tim gabungan dan relawan. “Kami bekerja sama dengan BPBD, relawan, dan aparat terkait untuk memastikan distribusi bantuan dan pemantauan berjalan lancar,” jelasnya.
Pendirian pos ini sekaligus menjadi simbol kehadiran aparat di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, mendukung koordinasi penanganan bencana, serta memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama.
Baca juga: Antisipasi Kejahatan 4C, Timsus Polres Lumajang Gelar Patroli Dini Hari
Dengan langkah ini, Polres Lumajang menegaskan bahwa penanganan bencana tidak hanya responsif, tetapi juga proaktif dan terencana meminimalkan risiko, menjaga ketertiban, dan memastikan masyarakat tetap terlayani dengan baik di tengah situasi darurat akibat erupsi Semeru (Red).
Editor : Redaksi