LUMAJANG — Polsek Candipuro melakukan penyekatan dan pengamanan di Jembatan Besuk Kobokan, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Sabtu (6/12/2025), menyusul terjadinya letusan sekunder Gunung Semeru yang mengakibatkan debu vulkanik pekat mengganggu jarak pandang.
Baca juga: Demi Dua Tabung LPG, Pria 37 Tahun Nekat Gasak Dagangan di Lumajang
Kapolsek Candipuro, AKP Lugito, mengatakan endapan debu di bantaran Sungai Besuk Kobokan kembali terangkat akibat letusan susulan, sehingga membahayakan keselamatan pengendara. “Debu vulkanik yang terbawa ke badan jalan sangat tebal dan mengganggu jarak pandang. Kondisi ini rawan menyebabkan kecelakaan, sehingga kami lakukan penutupan sementara,” ujarnya.
Selain penyekatan, petugas juga mengimbau pengguna jalan agar tidak melintas hingga situasi dinyatakan aman.
Baca juga: Satgas Pangan Polres Lumajang dan Bapanas RI Turun ke Pasar, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menyatakan penutupan sementara tersebut merupakan langkah preventif untuk melindungi keselamatan masyarakat. “Kami mengutamakan keselamatan. Penutupan ini dilakukan untuk mencegah kecelakaan akibat jarak pandang terbatas dan kondisi jalan licin,” tegasnya.
Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah
Polisi terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memantau perkembangan aktivitas Semeru. Personel tetap disiagakan di lokasi dan masyarakat diimbau mematuhi arahan petugas serta mengikuti informasi resmi (Red).
Editor : Redaksi