LUMAJANG – Jalur rawan di Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, menjadi sasaran patroli gabungan aparat kepolisian, Jumat (15/5/2026) malam. Dua polsek turun langsung menyisir titik gelap dan sepi yang kerap memicu aksi kejahatan jalanan, terutama begal.
Baca juga: Patroli Blue Light Polsek Pasirian, Warga Masih Aktif Ronda Malam di Pos Kamling
Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) ini dipimpin Kapolsek Pasirian Loni Roi Madhona bersama Kapolsek Candipuro Lugito. Aparat bergerak menyisir ruas jalan minim penerangan yang dinilai rawan menjadi lokasi sasaran pelaku kriminal.
Tidak sekadar berkeliling, petugas juga menghentikan dan memeriksa kendaraan yang melintas, sekaligus memantau situasi keamanan secara langsung di lapangan.
“Kegiatan patroli KRYD ini kami laksanakan untuk menekan potensi kejahatan jalanan, khususnya curas dan begal yang berpotensi muncul pada malam hari,” tegas Loni Roi Madhona, Sabtu (16/5/2026).
Langkah ini dinilai sebagai respons cepat atas kekhawatiran masyarakat terhadap meningkatnya ancaman kriminalitas di jalur-jalur sepi. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan memberi efek kejut sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku.
Baca juga: Polisi Selidiki Kecelakaan Maut di JLS Lumajang yang Tewaskan Pesepeda
Selain penindakan, polisi juga mengedepankan pendekatan humanis dengan memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak bepergian sendirian pada jam rawan serta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.
Sementara itu, Lugito memastikan patroli gabungan akan terus digelar secara berkala, khususnya di wilayah perbatasan yang rawan menjadi titik lintasan pelaku kejahatan.
Baca juga: Kerapan Kambing Memanas, Aparat Gabungan Siaga Redam Potensi Gangguan
“Ini komitmen kami menjaga wilayah tetap aman. Kami ingin masyarakat merasa terlindungi, terutama saat melintas di malam hingga dini hari,” ujarnya.
Polisi juga mengajak masyarakat untuk tidak lengah. Kewaspadaan warga dinilai menjadi kunci penting dalam mencegah aksi kriminal, terutama di jalur-jalur yang minim aktivitas dan penerangan (Red).
Editor : Redaksi