Lansia MD
Polisi Selidiki Kecelakaan Maut di JLS Lumajang yang Tewaskan Pesepeda
Lumajang - Fajar belum sepenuhnya menyingsing ketika tragedi mematikan memecah sunyi Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 04.45 WIB. Di ruas jalan lurus yang biasanya lengang, sebuah nyawa melayang seorang pesepeda lanjut usia tewas setelah dihantam truk misterius yang hingga kini belum terungkap identitasnya.
Korban diketahui bernama Sutir (75), warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro. Benturan keras meninggalkan luka fatal di bagian kepala. Ia sempat dilarikan ke RSUD Pasirian dalam kondisi kritis, namun takdir berkata lain nyawanya tak tertolong.
Kanit Laka Satlantas Polres Lumajang, Ipda Dendy, mengungkapkan bahwa saat kejadian korban tengah mengayuh sepeda pancalnya, bergerak searah dengan laju truk dari barat ke timur. Situasi yang semestinya aman berubah menjadi petaka dalam hitungan detik.
Menurut keterangan awal, kecelakaan bermula ketika truk melaju di jalur lurus dari arah yang sama. Dugaan kuat mengarah pada kelalaian pengemudi kurang waspada, kehilangan fokus, dan gagal membaca kondisi jalan di depannya.
Akibatnya fatal. Truk menghantam sepeda pancal di depannya tanpa sempat menghindar. Tubrukan itu mengakhiri perjalanan hidup korban di tempat yang seharusnya hanya menjadi lintasan biasa.
Polisi bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta menghimpun keterangan saksi. Namun satu teka-teki masih menggantung: siapa pengemudi truk maut tersebut?
“Kasus ini masih dalam penanganan. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi jalan demi mencegah tragedi serupa,” tegas Ipda Dendy.
Di balik sunyi pagi itu, JLS kembali menjadi saksi bahwa satu kelengahan di jalan raya dapat berujung pada kehilangan yang tak tergantikan (Red).
Editor : Redaksi