Lumajang – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Lumajang memperkuat komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi strategis bersama Rumah Kreatif Anak (RAKA) dan Sultan Hits. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan pengembangan sumber daya manusia, Sabtu (13/6/2026).
Baca juga: Polisi Bubarkan Balap Liar di JLS Pasirian, 10 Motor Berknalpot Modifikasi Diamankan
Kemitraan yang dibangun tidak berhenti pada kesepakatan formal. Sebagai langkah awal implementasi, ketiga pihak langsung menghadirkan Seminar Kewirausahaan bertajuk "Seni Menciptakan Produk Inovatif dan Strategi Memikat Pasar Digital" yang digelar di Aula STKIP PGRI Lumajang.
Kegiatan yang diinisiasi UKM Jurnalistik Narasena bersama UKM Kewirausahaan tersebut dibuka tidak hanya bagi sivitas akademika, tetapi juga masyarakat umum serta pelaku usaha pemula di Kabupaten Lumajang yang ingin memperkuat kemampuan berwirausaha di tengah persaingan pasar digital yang semakin kompetitif.
Seminar berlangsung interaktif dengan menghadirkan Wakil Ketua I STKIP PGRI Lumajang, Dr. Lukman Jakfar Shodiq, M.Pd., Founder RAKA, Iman Bagus Suseno, serta Owner Sultan Hits, Mohamad Ubaidilah, sebagai narasumber utama. Ratusan peserta dari berbagai kalangan turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Kolaborasi ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengembangan bisnis, mulai dari proses menggali ide produk inovatif hingga penerapan strategi pemasaran digital yang efektif. Dalam sesi pemaparan, Mohamad Ubaidilah membahas penyusunan blueprint dan rencana aksi bisnis bagi wirausahawan pemula. Sementara itu, Iman Bagus Suseno membimbing peserta melalui simulasi pemasaran digital guna meningkatkan kemampuan komunikasi dan optimalisasi strategi promosi melalui media sosial.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolsek Tekung Hadiri Zoom Percepatan Tanam OPLA
Wakil Ketua I STKIP PGRI Lumajang, Dr. Lukman Jakfar Shodiq, M.Pd., menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk tidak hanya menyampaikan teori di ruang kelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif melalui sinergi dengan para praktisi.
"Melalui payung MoU bersama RAKA dan Sultan Hits ini, kami ingin membuka ruang inkubasi bisnis yang nyata sesuai visi dan misi STKIP PGRI Lumajang serta jargon The Learning College and Entrepreneurship. Kami optimistis kolaborasi ini mampu menumbuhkan iklim inovasi sekaligus melahirkan wirausahawan baru yang siap memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat luas," ujarnya.
Baca juga: Polisi Kawal Tes Jago PSHT di Pasrujambe, Perkuat Komunikasi demi Jaga Kondusivitas
Menurutnya, upaya mencetak pelaku usaha yang berdaya saing membutuhkan kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia akademik, praktisi industri kreatif, dan masyarakat sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
Melalui kemitraan ini, STKIP PGRI Lumajang berharap dapat menjadi pusat pengembangan kewirausahaan berbasis pendidikan yang mampu melahirkan generasi inovatif, adaptif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital di masa depan (Red).
Editor : Redaksi