Curat

Rumah Kosong Ditinggal Jaga Anak di Rumah Sakit, Maling Gondol Uang Puluhan Juta dan Motor di Lumajang

Reporter : Indana Zulfa
TKP sudah diberi police line

Lumajang - Kesempatan tak disia-siakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) untuk menggasak harta benda milik warga di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Rabu (22/7/2026) dini hari. Saat pemilik rumah menjaga anaknya yang menjalani perawatan di rumah sakit akibat kecelakaan lalu lintas, pelaku menyatroni rumah sekaligus toko dan membawa kabur uang tunai sekitar Rp86 juta serta satu unit sepeda motor.

 

Baca juga: Dinkes Lumajang Catat 241 Kasus Baru HIV/AIDS Selama 2026, Ribuan Kasus Masih dalam Pemantauan

Aksi tersebut baru diketahui sekitar pukul 05.30 WIB ketika pemilik rumah, Angga Faruqi Hidayatur Rizki (25), pulang dari rumah sakit. Sesampainya di lokasi, ia dibuat terkejut karena pintu toko sudah dalam kondisi terbuka. Setelah diperiksa, sejumlah barang di dalam toko telah raib.

 

Kecurigaan semakin menguat saat korban memeriksa bagian rumah. Pintu belakang ditemukan terbuka, isi rumah berantakan, dan sepeda motor Honda CB150R yang sebelumnya diparkir di dapur sudah tidak berada di tempatnya.

 

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diduga lebih dahulu mencongkel pintu toko sebelum masuk dan menggasak sejumlah rokok serta uang tunai sekitar Rp1 juta. Selanjutnya, pelaku merusak jendela samping rumah untuk masuk ke dalam dan mengobrak-abrik seluruh ruangan.

 

Lemari di beberapa kamar diacak-acak hingga isinya berserakan. Sebuah laptop bahkan sempat dipindahkan ke ruang tamu, namun akhirnya ditinggalkan pelaku. Di kamar bagian belakang, pelaku menemukan uang tunai sekitar Rp85 juta yang disimpan di dalam tas dan lemari.

 

Usai menguras uang, pelaku membawa kabur sepeda motor Honda CB150R tahun 2017 berwarna hitam bernomor polisi N 6069 YBP yang terparkir di dapur. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah timur rumah korban.

 

Baca juga: Kasus TBC Tersebar di Seluruh Kecamatan Lumajang, Dinkes Minta Warga Waspadai Batuk Lebih dari Dua Pekan

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp86 juta uang tunai serta satu unit sepeda motor yang ditaksir bernilai sekitar Rp13 juta.

 

Kapolsek Randuagung Iptu Edi Kuswanto bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan lokasi, memeriksa saksi-saksi, menginventarisasi barang bukti, serta melakukan penyelidikan bersama Unit Opsnal Polres Lumajang.

 

Edi menegaskan, kasus tersebut bukan merupakan perampokan, melainkan pencurian dengan pemberatan karena rumah dalam keadaan kosong saat ditinggal pemiliknya.

 

Baca juga: Patroli Malam Polsek Padang Diperketat, Polisi Gandeng Warga Cegah Kriminalitas hingga Dini Hari

"Ini bukan perampokan, melainkan pencurian dengan pemberatan. Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang menunggui anaknya yang dirawat di rumah sakit akibat kecelakaan lalu lintas," kata Iptu Edi Kuswanto, Rabu (22/7/2026).

 

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku dan terus mengembangkan penyelidikan.

 

"Kasus ini masih dalam penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap pelakunya," pungkasnya (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru