Kesehatan

Deteksi Dini Jadi Kunci, Pemkab Lumajang Perkuat Pelayanan Kesehatan Berbasis Pencegahan

Reporter : Indana Zulfa
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang Dewi Natalia saat sambutan

Lumajang - Paradigma pelayanan kesehatan di Indonesia kini memasuki babak baru. Tidak lagi semata berorientasi mengobati penyakit, pemerintah mendorong sistem kesehatan yang lebih menitikberatkan pada pencegahan melalui deteksi dini dan pembentukan perilaku hidup sehat. Transformasi tersebut terus diperkuat di Kabupaten Lumajang sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

 

Baca juga: Santri Lumajang Raih Juara PORSADIN 2026, Bawa Pulang Voucher Umrah Rp5 Juta

Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Penguatan Lintas Program dan Lintas Sektor dalam Implementasi Pelayanan Kesehatan Primer dan Kesehatan Komunitas untuk Mendukung Program Cek Kesehatan Gratis yang diselenggarakan Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Lumajang, Selasa (28/7/2026).

 

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan bahwa transformasi pelayanan kesehatan primer merupakan langkah strategis untuk membangun masyarakat yang lebih sehat. Menurutnya, keberhasilan sistem kesehatan tidak hanya diukur dari kemampuan mengobati penyakit, tetapi juga dari keberhasilan mencegah masyarakat jatuh sakit.

 

"Pelayanan kesehatan tentu sangat penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kesehatannya. Sebagian besar kualitas kesehatan justru ditentukan oleh perilaku hidup sehari-hari," ujarnya.

 

Dewi Natalia menjelaskan, tantangan pembangunan kesehatan saat ini semakin kompleks. Selain masih menghadapi penyakit menular, masyarakat juga dihadapkan pada meningkatnya kasus penyakit tidak menular, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung, yang erat kaitannya dengan pola hidup. Kondisi tersebut menuntut pelayanan kesehatan yang lebih berorientasi pada upaya promotif dan preventif.

 

Menurutnya, Program Cek Kesehatan Gratis menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung transformasi tersebut. Melalui pemeriksaan kesehatan berkala, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga faktor risiko dapat segera dikendalikan sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius.

Baca juga: Pemkab Lumajang Jamin Anak Panti Asuhan Dapat Makan Tiga Kali Sehari

 

"Melalui pemeriksaan kesehatan secara berkala, masyarakat dapat mengetahui kondisi tubuhnya lebih awal. Dengan begitu, langkah pencegahan maupun pengobatan dapat dilakukan sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius," katanya.

 

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi pelayanan kesehatan primer tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata. Diperlukan sinergi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga, agar edukasi tentang pentingnya deteksi dini dan perilaku hidup sehat semakin luas diterima masyarakat.

 

Baca juga: Layanan Digital Makin Luas, Pemkab Lumajang Perkuat Benteng Pertahanan Siber

Sebagai mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan keluarga, TP PKK Kabupaten Lumajang menyatakan siap mendukung penguatan pelayanan kesehatan primer melalui berbagai kegiatan edukasi dan pendampingan di tingkat keluarga maupun masyarakat.

 

Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap budaya hidup sehat semakin mengakar. Dengan semakin banyak masyarakat yang rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, risiko penyakit dapat dideteksi lebih awal sehingga angka kesakitan dapat ditekan dan kualitas hidup masyarakat terus meningkat.

 

Versi ini menggunakan gaya straight news dengan lead yang lebih kuat, memadatkan pengulangan, dan menempatkan informasi paling bernilai di bagian awal sehingga lebih sesuai dengan standar pemberitaan media massa (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru