Lumajang (lumajangsatu.com) - Dua hari 10 Desember 2016 batas akhir pembangunan Alun-alun banyak yang memprediksikan tidak akan selesai. Sebab, masih banyak bangunan yang belum tuntas bahkan baru dikerjakan dalam beberapa hari terkahir.
Solikin, Ketua Komisi B DPRD Lumajang mengaku akan melakukan pemantauan atas hasil terkahir pembanguan Alun-alun. Solikin meminta agar tanggal 15 Desember Alun-aun bisa digunakan sebagai acara puncak prosesi peringaratan Hari Jadi Lumajang (harjalu) ke-761 tahun.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Saya berharap 15 Desember Alun-alun sudah selesai, karena akan digunakan peringatan puncak Harjalu, besok kita akan lihat hasil terkini pembangunan itu" ujar Solikin, Kamis (08/12/2016).
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Jika memang tanggal 15 Desember 2016 belum selesai, maka Komisi B akan melihat spot-spot bangunan yang tidak selesai bisa diperpanjang atau tidak. Sebab, kendala yang dihadapi rekanan proyek adalah non teknis yakni sering hujan.
"Kendalanya memang hujan, kita tidak melihat rekanan akan wanprestasi ya, jika memang seperti itu bisa dipertimbangkan untuk perpnajangan masa pembangunan dan bisa sesuai aturan," jelas politsi PDI Perjuangan itu.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Sementara itu, Sunarto kepala proyek pembangunan Alun-alun saat dihubungi henphone tidak diangkat. Sejumlah pekerja masih terlihat melakukan pengecoran sejumlah spot-spot Alun-alun yang menelan uang negera 6,4 miliar rupiah.(Yd/red)
Editor : Redaksi