Lumajang (lumajangsatu.com) - Warga Desa Blukon Kecamatan Lumajang berebutan air bersih bantuan dari perusahaan pengolahan kayu, Kamis(04/10). Kebutuhan air bersih saat kekeringan melanda memang menjadi yang utama.
Di Blukon ratusan kepala keluarga (KK) mengalami kesulitan air bersih, lantaran sumurnya mengering. Hal ini, disebabkan air di saluran irigasi DAM Sungai Kaliasem jebol dan hingga kini belum mengalir.
"Kering karena DAM Jebol" ujar Mbok Ya salah satu warga.
Baginya, air bersih sangat dibutuhkan untuk keperluan rumah tangga seperti masak dan mandi. "Ya butuh air," jelasnya.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
Kaum ibu-ibu di Desa Blukon setiap ada bantuan langsung berebut air. Bahkan, jika tidak ada bantuan, kaum laki-laki mencari air ke desa sebelah.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Sekretaris Desa Blukon, Bambang Sutikno mengaatakan, DAM sungai di Kaliasem sudah mengalir, tetapi saluran air terhambat oleh banyaknya lumpur. Sehingga, aliran tidak sampai ke Desa Boreng dan Blukon.
"Semoga ada pengalian di saluran irigasi di utara Lapangan Suko dan Perumahan," jelasnya.(ls/red)
Editor : Redaksi