Tempeh (lumajangsatu.com) - Berjualan tidak selamanya sukses, kadang rame dan tak jarang juga sepi. Padahal dari berjualan lah, satu-satunya penghasilan untuk tetap bertahan hidup.
BACA JUGA : Meledak, Cilok Mercon Gesang - Tempeh Diburu Pembeli
Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35
Seorang wanita bernama Ana Febriani penjual cilok mercon yang viral kemaren hari saat diberitakan oleh tim Lumajangsatu.com, merasakan dampak dari keviralannya tak butuh waktu lama, postingan tersebut langsung diberi tanda like lebih dari ratusan ribu pengguna Facebook. Umumnya netizen berkomenter cilok bikinannya enak dan penjualnya cantik.
"Alhamdulillah, sehari setelah diberitakan beredar luas di media sosial dan terus menerus dibicarakan netizen, keadaan tempat jualan kami dari pagi diramaikan pengunjung" kata dia.
Baca juga: Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting
Dia mengakui setelah namanya tempat usahanya tenar di media sosial, jumlah pembeli bertambah berlipat-lipat. "Sebelum heboh di media sosial biasanya saya tutup jam 16.00 WIB, setelah viral ini jam 12.00 siang kami sudah tutup" ujar mama muda itu.
BACA JUGA : Penjual Cantik Cilok Mercon Gesang Sering Digoda Pembeli
Keluarga saya mengucapkan terima kasih kepada Lumajangsatu.com yang memberi petunjuk jalan ke media sosial, semoga Lumajangsatu.com menjadi media yang terus menginspirasi bagi warga Lumajang. (ind/ls/red)
Editor : Redaksi