Lumajang (lumajangsatu.com) - Loemadjang Djaman Doeloe (Djadoel) ke-4 berlangsung meriah. Bupati dan Wakil Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML dan Ir. Indah Amperawati membuka langsung Loemadjang Djadoel yang digelar selama 3 hari 08-10 Desember 2018.
Thoriqul Haq, Bupati Lumajang menyatkan Lumajang ada tanah yang sudah tua yakni berumur 763 tahun. Loemdjang Djadoel kedepan harus menjadi ajang pameran prodak unggulan Lumajang baik dari sisi pariwisata dan juga hasil pertaniannya.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
"Lumajang adalah kota yang sangat tua, kita akan jadi Loemadjang Djadoel ajang promosi dan memperkenalkan berbagai potensi Lumajang," ujar Thoriqul Haq, Sabtu (08/12/2018).
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Ir. Indah Amperawati M.Si, Wakil Bupati Lumajang menyebutkan dalam pemerintah akan fokus pada pembinaan UMKM. Salah satunya adalah pameran seperti Loemadjang Djadoel karena pelaku UMKM adalah banyak dkelola oleh perempuan.
"Pemberdayaan perempuan melalui UMKM, karena pelaku UMKM banyak perempuan," jelas Bunda Indah.
Deni Rohman AP, Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Lumajang menyatakan dalam Loemadjang Djadoel ke-14 ada 100 lebih stand. Pameran budaya dan potensi masing-masing Kecamatan dipamerkan kepada para pengunjung.
"Tak hanya dari Lumajang saja, tapi ada dari UMKM Provinsi Jatim yang ikut dalam pameran Loemadjang Dadoel ini," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi