Lumajang (lumajangsatu.com) - Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk mewujudkan memiliki Kampus Penguruan Tinggi Negeri menganggarkan Rp. 3 Milyar setiap tahun dari APBD. Hal ini harapkan, lahir para teknokrat dibidang teknologi tepat guna terhadap potensi di Lumajang.
Ketika Menristekdikti memberikan syarat dalam ketersediaan SDM, Lahan dan lainya. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berjanji akan memenuhi untuk mewujudkan berdirinya kampus negeri.
Baca juga: STKIP PGRI Lumajang Lepas 20 Mahasiswa KKN Internasional ke Malaysia
"Apapun syaratnya, jika bisa mewujudkan Kampus Negeri di Lumajang akan saya penuhi," ujar Cak Thoriq pada wartawan.
Baca juga: BEM STIH Jenderal Sudirman Lumajang Dorong Akademik dan Kepemudaan melalui Pelatihan Karya Ilmiah
Menurutnya, Lumajang memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Apalagi, di sektor pertanian sangat melimpah. "Sehingga perlu ada kampus negeri yang bisa menangani kebutuhan teknologi tepat guna melalui Politeknik," jelasnya.
Cak Thoriq juga berharap para lulusan AKNL mampu memberi jawaban atas kebutuhan masyarakat. Sehingga, AKNL memang dibutuhkan oleh Lumajang.
Baca juga: Komitmen Kampus Berdampak, STIH Jenderal Sudirman Lumajang Hadirkan Anggota DPR RI
Dalam sejarahnya, Lumajang pernah berdiri Kampus IAIN Syariah yang menempati SD lowo (Ditotrunan 01) itu. Namun, sejak tahun 70-an pindah menjadi asal mula IAIN Sunan Ampel. (ls/red)
Editor : Redaksi