Hilang Selama Satu Bulan

Ini Identitas Mayat Membusuk di Kebun Tebu Pandansari Lumajang

Penulis : lumajangsatu.com -
Ini Identitas Mayat Membusuk di Kebun Tebu Pandansari Lumajang
Polisi saat melakukan oleh TKP penemuan mayat di kebun tebu Desa Pandansari Kec. Kedungjajang

Kedungjajang - Indentitas penemuan mayat membusuk di Desa Pandansari Kecamatan Kedungjajang akhirnya terungkap. Korban bernama Sisnuriyanto (61) warga Desa Karangsari Desa Sukodono yang selama ini hilang dan dicari oleh keluarganya selama satu bulan lebih.

Kapolsek Kedungjajang Iptu Maryanto mengungkapkan bahwa keluarga korban langsung ke kamar jenazah untuk memastikan bahwa itu merupakan anggota keluarganya. Setelah melihat ciri-ciri dari pakaian terakhir korban yang dikenakan keluarganya meyakini bahwa itu ayahnya.

"Jadi jenazah dimakamkan di kediamannya sana Mbak" kata Iptu Maryanto, Jum'at (24/09/2021).

Sebelumnya, penemuan mayat membuat geger warga sekitar, lantaran kondisi korban sudah mengeluarkan bau tak sedap. Terlebih ditemukan ditengah kebun tebu dan disekitar ada seutas tali yang menggantung di pohon sengon serta ada beberapa botol obat serangga.

"Tidak ada tanda-tanda kekerasan ditubuh korban. Kemungkinan korban depresi dan bunuh diri," pungkasnya.(Ind/yd/red)

Editor : Redaksi

Rumah Hunian Layak dan Aman

Impian Rumah Layak Menjadi Kenyataan: Pemkab Lumajang Salurkan Bantuan Renovasi

Lumajang– Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma dan jajaran perangkat daerah, meninjau kondisi rumah tak layak huni (RTLH) di Dusun Jaba’an, Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Selasa (25/3/2025).  

Bulan Berkah

Bupati Lumajang Santuni Yatim dan Santri, Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial

Lumajang – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah), menggelar acara santunan bagi anak yatim dhuafa, para da’i, dan santri penghafal Al-Qur’an di Pendopo Arya Wiraraja, Selasa (25/3/2025). Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus upaya mendorong semangat generasi muda dalam menuntut ilmu agama.