Minta Stok Tambahan

Vaksin Terbatas, Kesadaran Masyarakat Lumajang Meningkat

Penulis : lumajangsatu.com -
Vaksin Terbatas, Kesadaran Masyarakat Lumajang Meningkat
Antrian warga untuk mendapatkan vaksin Covid 19 di wilyah Kecamatan Randuagung

Lumajang - Tingkat kesadaran masyarakat terhadap vaksinasi sudah mulai meningkat namun tidak diimbangi dengan persediaan vaksin yang ada. Masyarakat Lumajang dimohon untuk bersabar karena Dinas Kesehatan menunggu dropping dari pusat, Senin (11/10/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang dr. Bayu Wibowo Ignasius mengatakan bahwa masyarakat di mohon untuk bersabar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. "Secepatnya akan dikirim dari pusat Mbak, namun harus sabar," kata dia ketika dikonfirmasi tim Lumajangsatu.com.

Info terkait jumlah vaksin yang diterima Dinkes Lumajang saat ini seluruhnya berjumlah 367.062 dosis, yang terdiri dari Sinovac : 341.020 dosis, Azra : 3.068 dosis, Sinopham : 3.770 dosis dan Moderna : 12.124 dosis. Vaksin ini berasal dari Instalasi Farmasi Kota (IFK) Lumajang sebanyak 5.324 dosis dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) sebanyak 16.831 dosis.(Ind/yd/red)

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.