Di Desa Wonokerto

ODGJ Ngamuk, Rusak Mobil Patroli Polsek Tekung

Penulis : lumajangsatu.com -
ODGJ Ngamuk, Rusak Mobil Patroli Polsek Tekung
Mobil Patroli Polsek Tekung usai dirusak ODGJ

Lumajang - Mobil Patroli Polsek Tekung kena amuk oleh seorang dalam gangguan jiwa, akibatnya kaca mobil pecah bagian depan dan samping kanan. 

Menurut informasi dari Mapolsek Tekung kejadian tersebut berawal saat polisi mendapat laporan dari warga tentang adanya seorang pria dengan gangguan jiwa mengamuk di Desa Wonokerto. Polisi pun segera datang ke lokasi dengan membawa mobil patroli.

Namun saat dievakuasi, pria bernama Sholihin itu melawan. Ia melempar mobil polisi dengan batako. Akibatnya, kaca mobil patroli polisi tersebut pecah.

Melihat ulah Sholihin ngamuk tak bisa dibendung, akhirnya warga sepakat untuk menangkapnya beramai-ramai. Selanjutnya, warga membawa pria ODGJ tersebut ke kantor polsek untuk ditangani oleh petugas kesehatan Puskesmas Rowokangkung.

"Kita sudah berkordinasi dengan Puskesmas Rowokangkung dan orang dengan gangguan jiwa kami serahkan untuk penanganan lebih lanjut," kata Kapolsek Tekung AKP Sujianto Kamis, (25/5/2023). 

Sebelumnya, Sholihin sendiri pernah mengalami ganguan jiwa pada tahun 2010, namun akhirnya bisa sembuh. Dia kemudian bekerja sebagai buruh pembuat batako milik Rudi, warga Desa Wonokerto.

Namun, sejak sepekan terakhir ini ada perubahan sikap dari Sholihin yang terlihat stres. Hingga akhirnya , saat ia bekerja ia mengamuk dan melempari apa saja yang ada di depannya termasuk mobil patroli Polsek Tekung (Ind/red).

Editor : Redaksi

Sosialisasi Keputusan Kemenpan-RB

Komisi A DPRD Dukung Penerapan P3K Paruh Waktu di Pemkab Lumajang

Lumajang - Komisi A DPRD Kabupaten Lumajang terus menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga kerja Non-ASN dengan menyelenggarakan sosialisasi Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KepmenPANRB) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Kegiatan ini berlangsung dalam format talkshow di acara Jelita yang disiarkan oleh LPPL Radio Suara Lumajang pada Kamis (13/02/2025).

Dindikbud

Tenaga Guru Honorer 718 di Lumajang Jalani Evaluasi

Lumajang - Sebanyak 718 tenaga honorer di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang telah menjalani tahap evaluasi dalam dua kategori, yaitu Non Database (tidak ikut tahap 1) sebanyak 223 orang dan Data Based (ikut tahap 2) sebanyak 495 orang. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan tenaga honorer sesuai dengan regulasi dan kebutuhan lembaga.