Pelayan Publik

Sekda Lumajang: Kinerja ASN Dinilai dari Solusi, Bukan Banyaknya Program

avatar Indana Zulfa
  • URL berhasil dicopy
Momentum ini menjadi penegasan bahwa rotasi jabatan harus diikuti percepatan kinerja dan kesinambungan pelayanan publik tanpa jeda.
Momentum ini menjadi penegasan bahwa rotasi jabatan harus diikuti percepatan kinerja dan kesinambungan pelayanan publik tanpa jeda.

Lumajang – Pergantian jabatan di lingkungan birokrasi ditegaskan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian penting dari menjaga kesinambungan pelayanan publik agar tetap cepat, responsif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.

 

Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Administrator dan Pengawas di Aula BKPSDM, Jumat (22/5/2026).

 

Dalam arahannya, Agus menekankan bahwa rotasi dan mutasi aparatur sipil negara (ASN) merupakan bagian dari estafet kepemimpinan yang harus dimaknai sebagai penguatan tata kelola birokrasi, bukan sekadar pergantian figur.

 

“Hari ini bukan hanya penyerahan buku memori jabatan, tetapi awal pertanggungjawaban pejabat lama dan pejabat baru. Rotasi adalah roda estafet pemerintah,” tegasnya.

 

Ia mengingatkan, setiap perubahan jabatan tidak boleh menimbulkan jeda pelayanan kepada masyarakat. Jabatan, menurutnya, adalah amanah yang menuntut kesinambungan kerja dan kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat.

 

Lebih jauh, Agus menyoroti pergeseran indikator keberhasilan birokrasi. Kinerja pemerintah, kata dia, tidak lagi diukur dari banyaknya program atau kegiatan, tetapi dari kemampuan menghadirkan solusi yang berdampak langsung.

 

“Pelayanan tidak boleh berhenti pada rasa puas. Kita harus terus mencari cara agar bisa melayani lebih baik lagi,” ujarnya.

 

Selain itu, ia menekankan pentingnya integritas aparatur melalui tertib administrasi, peningkatan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan dinamika sosial.

 

Di tengah derasnya arus informasi, ASN juga dituntut menjadi penyangga stabilitas dengan sikap bijak dalam menyampaikan informasi serta menjaga kepercayaan publik.

 

Melalui rotasi ini, pejabat yang baru dilantik diharapkan bergerak cepat beradaptasi, memahami persoalan prioritas di unit kerja masing-masing, serta memperkuat koordinasi internal agar program pemerintah berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat (Red).