Lumajang - Pasar Hewan Jogotrunan Lumajang kembali dibuka respons pedagang di hari pertama sangat antusias dan mengucapkan terima kasih kepada pemkab Lumajang
Ekonomi
Pasar Hewan Lumajang Kembali Dibuka Oleh Bunda Indah
Lumajang - Pasar Hewan Jogotrunan Lumajang kini kembali dibuka oleh Wakil Bupati Indah Amperawati, walaupun sebelumnya menjelang akhir Ramadhan lalu sempat
Transaksi di Pasar Hewan Lumajang Mencapai Miliaran Rupiah
Lumajang - Pasar Hewan Lumajang atau lebih dikenal sebagai pasar patok di Kelurahan Jogotrunan menjadi salah satu perputaran ekonomi yang besar. Setiap kali
Sebelum Dibuka Bupati dan Wabup Lihat Kondisi Pasar Hewan Lumajang
Lumajang - Setelah melakukan rapat koordinasi, pasar hewan atau lebih dikenal pasar patok kembali dibuka. Bupati Thoriqul Haq dan Wakil Bupati Lumajang Indah
Pasar Pisang Mas Kirana Lumajang Terimbas Covid 19 Hingga 60 Persen
Senduro - Petani pisang mas Kirana di Kecamatan Senduro merasakan dampak besar Covid 19. 60 persen permintaan dan harga turun drastis sampai 50 persen. Tak
Bronjong Irigasi Pertanian di Pandanarum Lumajang Mulai Dibangun
Lumajang - Para petani di dua Desa yakni Pandanwangi dan Pandanarum bisa bernafas lega. Pasalnya, tanggul bronjong irigasi untuk 750 hektar lahan milik petani
Pedagang Pasar Pasirian Lumajang Minta Kelonggaran Jam Buka Malam
Pasirian - Bulan ramadhan dan hari raya menjadi salah satu harapan pedagang di pasar Pasirian untuk mendapatkan rezeki melimpah. Namun, harapan itu nampaknya
PKL di Lumajang Dapat Kelonggaran Bisa Kembali Berjualan
Lumajang - Tak hanya pertokoan dan mall yang dapat kelonggaran jam operasional, Pedagang Kaki Lima (PKL) juga akan diijinkan untuk kembali membuka usahanya.
Covid 19 Membuat Jasa Wisata di Tirtosari View Lumajang Mandek Total
Candipuro - Sektor jasa wisata mulai objek hingga para pelaku wisata sangat terdampak Covid 19. Penutupan objek membuat semua sektor yang berhubungan dengan
Nelayan TPI Tempursari Lumajang Tak Lagi Melaut Akibat Ombak Besar
Tempursari - Para nelayan di TPI Tempursari tidak lagi melaut karena angin dan ombak besar. Para nelayan hanya mengisi waktu kosong dengan memperbaiki parhu