Lumajang (lumajangsatu.com) - Gara-gara berebut janda cantik dan semok (tahes), seorang pemuda dibacok olah sekelompok pemuda, Rabu (03/06) sekitar pukul 19.00 wib. Deby (20), warga Nguter Kecamatan Pasirian mengalami luka bacok dibagian kepala kirinya. Korban dibacok oleh pelaku saat pulang kerja dari pabrik kayu di Bulak Klakah Desa Jarit.
Deby mengakui sedang memiliki hubungan khusus dengan SA (26) seorang janda anak satu warga Desa Jarit. Korban mengaku tidak kenal dengan para pelaku yang berjumlah sekitar 6 orang, yang kemudian membacaok menggunakan senjata tajam.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Saya tidak kenal mas, tiba-tiba saya dipepet dan dibacok," jelas Deby saat memberikan keterangan di Polsek Candipuro.
Setelah dipepet di wilayah asem telu, Deby berhasil melarikan diri. Namun, pelaku terus mengejar dan akhirnya korban dihadang tepat didepan pemandian alam Tirto Wono Jarit.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Korban langsung dibacok dan mengenai kepala bagian kiri dan harus dijahit di RSUD Pasirian. "Kena kepala dan saya lari. Saya mau ngomong baik-baik tapi mereka gak mau," tuturnya.
Agus, Ketua RT 94 Desa Jarit menyatakan bahwa korban melarikan diri dan masuk ke kamar mandi milik warga. Para pelaku kemudian lari dan korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan.
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
"Korban lari dan masuk ke kamar mandi setelah dibacok oleh pelaku. Tadi ramai-ramai di depan karena pas ada acara tahlilan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi