Kunir - Festival Rampak Barong di Desa Jatigono Kecamatan Kunir dibuka langsung Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Minggu (24/11) dan berjanji akan menggelar seribu tari Rampak Barong. Dalam sambutannya, Cak Thoriq memberikan apresiasi kepada panitia dan seniman yang rela datang untuk membangun silaturrahim.
"Acara ini menginspirasi saya untuk terus menggali potensi seni Rampak Barong di Lumajang," ujar Cak Thoriq.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
Di Desa Jatigono, para senimannya tidak hanya berkesenian saja. Namun, ada yang menekuni sebagai pembuat topeng Rampak Barong, baik yang devil atau barong naga. "Ini produksi usaha kecil menengah dibidang kesenian dan kita akan mendukungnya," jelas poltisi PKB itu.
Pemerintah akan mendorong semakin banyak festival Rampak Barong, sehingga semakin dikenal sebagai salah satu kekayaan seni Lumajang. Tahun 2020, Pemkab berencana menggelar festival seribu tari Rampak Barong. "Tahun depan kita akan gelar seribu tari Rampak Barong," tutupnya.
H. Rudy Prasetyo, Kades Jatigono mengatakan ada beberapa UMKM yang membuat topeng Barong dan Reog. Banyak warga Jatigono yang menjadi seniman Rampak Barong termasuk para anak mudanya. "Di Jatigono banyak anak muda yang menjadi seniman Rampak Barong," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi