Lumajang - Narkoba dan kejahatan di Lumajang seperti kancing dan baju yang selalu seiring sejalan. Dari beberapa pelaku kejahatan yang ditangkap seperti begal, maling sepeda motor, jambret dan maling sapi, rata-rata menggunakan sabu sebelum beraksi.
AKBP Adewira Negara Siregar SIK, Kapolres Lumajang menyatakan dalam kasus terakhir penangkapan maling sepeda motor pelaku juga mengkonsumsi narkoba. Pelaku memakai sabu agar lebih berani dan tentunya lebih sadis kepada para korbannya.
Baca juga: Pelaku Curanmor yang Sempat Kabur Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polres Lumajang, Satu Pisau Disita
"Para pelaku kejahatan sebagian besar yang kita tangkap rata-rata menggunkan narkotika," jelas pria yang akrab disapa pak Ade itu, Sabtu (01/02/2020).
Baca juga: Cegah Kenakalan Remaja dan Narkoba, Polsek Kunir Bentengi Siswa Baru Sejak Hari Pertama Sekolah
Pak Ade dengan gamblang menjelaskan bahwa keterkaitan pelaku kejahatan dengan narkoba sangat erat. Oleh sebab itu, polisi akan terus memberantas pengedar narkoba agar kriminalitas di Lumajang bisa semakin ditekan.
"Ada hubungannya, karena setiap kali kita tangkap, bahkan ada yang kita tangkap tadi malam dia sedang menggunakan sabu-sabu," pungkasnya.
Baca juga: Lumajang Berpeluang Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah Terpadu
Dari beberapa kali kejahatan begal yang terjadi di wilayah hukum Polres Lumajang para pelakunya sangat sadis. Para pelaku tak punya rasa takut dan hati nurani hingga melaukai para korbannya. Bahkan, ada korban yang meninggal ditempat karena bacokan senjata tajam dari kawanan begal.(Yd/red)
Editor : Redaksi