Pasirian - Tak hanya di wilayah Lumajang utara, kawanan maling sapi mulai beraksi di wilayah Lumajang selatan. Sabtu (01/02), satu ekor sapi betina warna merah milik Ponali (45) warga Krajan Timur Desa Nguter Kecamatan Pasirian raib dari kandangnya.
Tim dari Polsek Pasirian dimpimpin Iptu Agus Sugiharto bersama SKD dan warga langsung melakukan upaya pencarian dengan mnegiktu lacak. Beruntung, sapi berhasil ditemukan dipinggir sungai sekitar 15 KM dan belum keluar dari Desa Nguter.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Setelah kita dapat laporan langsung kita lakukan pengejaran. Alhamdulillah bisa kita temukan," ujar Agus pada Lumajangsatu.com.
Baca juga: Kapolsek Pronojiwo Pimpin Aksi Bersih Lingkungan dan Penanaman Pohon di Puncak Sriti
Modus pelaku maling sapi dengan merusak pintu kandang yang terbuat dari bambu. Pelaku langsung menuntun sapi keluar dari kandang. "Karena kandang bambu, pelaku sangat mudah masuknya," imbuhnya.
Agus menghimbau kepada warga pemilik sapi agar menggunakan rantai sapi. Rantai sapi adalah langkah pertama dalam mengamankan harta benda berupa sapi, disamping harus kembali menggalakan siskamling.
Baca juga: Bupati Lumajang: Modal Usaha Kunci Stabilitas Ekonomi Daerah
"Kita himbau pemilik ternak pakai rantai sapi, disamping warga diharapkan kembali aktifkan siskamling di lingkungan masing-masing," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi