Pasirian - Tak hanya di wilayah Lumajang utara, kawanan maling sapi mulai beraksi di wilayah Lumajang selatan. Sabtu (01/02), satu ekor sapi betina warna merah milik Ponali (45) warga Krajan Timur Desa Nguter Kecamatan Pasirian raib dari kandangnya.
Tim dari Polsek Pasirian dimpimpin Iptu Agus Sugiharto bersama SKD dan warga langsung melakukan upaya pencarian dengan mnegiktu lacak. Beruntung, sapi berhasil ditemukan dipinggir sungai sekitar 15 KM dan belum keluar dari Desa Nguter.
"Setelah kita dapat laporan langsung kita lakukan pengejaran. Alhamdulillah bisa kita temukan," ujar Agus pada Lumajangsatu.com.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Modus pelaku maling sapi dengan merusak pintu kandang yang terbuat dari bambu. Pelaku langsung menuntun sapi keluar dari kandang. "Karena kandang bambu, pelaku sangat mudah masuknya," imbuhnya.
Agus menghimbau kepada warga pemilik sapi agar menggunakan rantai sapi. Rantai sapi adalah langkah pertama dalam mengamankan harta benda berupa sapi, disamping harus kembali menggalakan siskamling.
Baca juga: Lumajang Matangkan Persiapan Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Siap Hadirkan Pagelaran Budaya Berkesan
"Kita himbau pemilik ternak pakai rantai sapi, disamping warga diharapkan kembali aktifkan siskamling di lingkungan masing-masing," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi