Kedungjajang - Pondok Pesantren (Ponpes) Kyai Syarifuddin Desa Wonorejo Kecamatan Kedungjajang melakukan kebijakan bagi santri yang akan kembali dihimbau isolasi mandiri selama 14 hari. Santri juga memeriksakan kondisi kesehatan ke puskesmas di tempat tinggal masing-masing dan membawa surat keterangan.
"Santri kembali dijadwalkan pada 20 syawal atau 14 Juni mendatang," kata Pengasuh Dalem Utara-Timur Ponpes Kyai Syarifuddin, KH. Dr. Muhammad Darwis, M.Ag.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Kebijakan untuk diberlakukan pada santri yang berada di Kabupaten Lumajang. Sedangkan bagi santri diluar kota disesuai dengan kondisi masing-masing dan sarana transportasi.
"Santri kami di Bawean Gresik terkendala kapal yang jarang dan di luar pulau lainya mengenai protokol kesehatan serta transportasi pesawat," jelasnya.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
Pihak Pengasuh dan Pengurus Ponpes Kyai Syarifuddin, tambah Gus Darwis, masih akan melakukan rapat internal untuk keamanan dan kenyamanan santri. Untuk protokol kesehatan akan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah.
"Seperti apa tahapannya sesuai dengan prosedur, nanti akan dikoodrinasikan dulu," terangnya.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Untuk Santri baru akan disosialisasikan. Sedangkan lembaga pendidikan di Ponpes Kyai sesuai dengan edaran pemerintah. (ls/red)
Editor : Redaksi