Lumajang - Kurangnya sosialisasi mengenai aplikasi Lumajang Presisi membuat masyarakat lebih suka melaporkan kejadian tindakan kriminal ke Facebook, hal tersebut juga diakui oleh Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno kedepannya lebih gencar sosialisasi aplikasi tersebut serta penggunaannya Kamis, (9/9/2021).
Meskipun ditengah pandemi covid19 pihaknya juga tetap memperhatikan kemanan Kabupaten Lumajang dan setiap pos pantau polisi diaktifkan. Sedangkan untuk SKD tetap dibina dan meminta masyarakat agar saling menjaga kemanan lingkungannya bersama.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Dia juga menghimbau agar pasang GPS di hewan ternak, mobil, dan sepeda motor guna mengetahui pelaku tindakan kriminal tersebut. Karena adanya cctv juga kurang efektif untuk mengetahui pelaku, lebih baik pasang gps.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Gps kan juga murah seharga 75.000 sudah bisa didapat di online" kata dia.
Di Lumajang sendiri hampir setiap hari adanya curanmor terjadi di rumah bahkan ditempat perbelanjaan, kadang kala dari manusianya sendiri yang lalai lupa tidak dikunci setir. (Ind/Har/Red)
Editor : Redaksi