Lumajang - Komisi D DPRD Lumajang ikut aktif melakukan sosialisasi vaksin covid 19. Kabupaten Lumajang masih masuk Kabupaten/Kota di Jatim dengan capaian vaksin yang sangat rendah.
"Kita ikut sosialisasi vaksin bersama pemangku kebijakan di tingkat Kecamatan, mulai Camat, Koramil, Polsek dan Puskesmas serta pihak Desa," jelas Supratman, Jum'at (08/10/2021).
Baca juga: PA Lumajang Tegaskan Pengajuan Perwalian Anak Tidak Sulit Jika Persyaratan Lengkap
Selama ini koordinasi antar pemangku kebijakan terkesan kurang optimal, sehingga yang terlihat bekerja hanya Dinas Kesehatan saja. Hasil evaluasi, semua pemangku kebijakan harus turun bersama dalam mensukseskan program vaksin covid 19.
"Hasil evaluasi, dulu yang terkesan bekerja hanya Puskesmas saja, sehingga dalam seminggu ini pola itu mulai dirubah," papar politisi PDI Perjuangan itu.
Baca juga: Istri Dominasi Gugatan Cerai di Lumajang, 1.842 Perkara Masuk hingga Pertengahan Juli
Dalam melaksanakan vaksin semua tugas mulai dibagi habis, ada yang bagian mengkoordinir perserta, ada yang bagian pengamanan dan bagian yang suntik vaksin. Sehingga setiap kali kegiatan vaksin peminatnya semakin banyak.
"Sekarang koordinasi sudah bagus, kita bisa dilihat setiap kali vaksin baik di Kecamatan atau Desa pesertanya selalu banyak," terangnya.
Baca juga: Resmob Polres Lumajang Ringkus Pelaku Jambret, Diduga Sudah Empat Kali Beraksi di Sejumlah Lokasi
Tantangannya adalah ketersediaan vaksin, jangan sampai saat warga Lumajang mulai sadar vaksin, ketersediaan vaksinnya habis. Oleh sebab itu, Pemkab Lumajang harus terus berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi dan Pusat untuk meminta tambahan stok vaksin.(Yd/red)
Editor : Redaksi