Candipuro - Insiden atlet paralayang gagal take off mengakibatkan harus dapat perawatan karena kakinya terkilir. Namun, secara keseluruhan pelaksanaan Liga Paralayang di gunung Wayang Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang berjalan lancar.
"Tadi gagal take off mas, sehingga terjatuh dan kakinya terkilir," jelas Abdul Aziz, panitia Liga Paralayang, Minggu (31/10/2021).
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Bintang, atlet asal Kota Batu Malang harus mendapatkan perawatan di Puskesmas Candipuro. Beruntung, atlet tersebut tidak mengalami cidera parah dan sore hari sudah bisa pulang.
"Alhamdulillah tidak ada cidera parah mas, atlet asal Batu itu sudah bisa pulang," terangnya.
Dalam event Paralayang insident seperti lumrah terjadi karena kadang kurangnya jam terbang atlet. Dalam event gunung wayang hanya ada satu insident yang menyebabkan cidera.
Ada insident lain seperti atlet gagal landing dan jatuh di persawahan hingga tersangkat di pohon sengon. Namun, para atlet selamat tidak mengalami cidera. "Alhamdulillah, warga sekitar sangat antusias dan membantu atlet yang gagal landing," tururnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Kegiatan Liga Paralayang di gunung Wayang meski baru pertama kali mendapatkan apresiasi dari peserta dan juga tim juri. Event tersebut diikuti oleh 112 atlet dari 19 Kabupate/Kota. "Ini luar biasa, semoga kedepannya bisa ada event-event tingkat nasional bahkan internasinal," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi