Penutupan Jalur Lumajang-Sumbersuko

14 Hari Tronton Pasir Harus Oper Muatan di JLT Lumajang

lumajangsatu.com
Selama 14 hari, JLT akan ramai dengan lalulalang kendaraan besar pengangkut pasir

Lumajang - Jalur Lumajang-Sumbersuko akan ditutup total selama pembangunan jembatan laban jangka waktu 14 hari. Sejumlah jalur alternatif sudah disiapkan untuk kendaraan angkutan barang/tambang, mobil pribadi dan MPU.

Untuk kendaraan barang/tambang, jalurnya mulai JLT-Tekung-Yosowilangun-Kunir hingga tembus Tempeh dan sebaliknya. Namun, jalur alternatif tersebut hanya berlaku bagi kendaraan barang maksimal 8 ton.

Baca juga: Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS

Jika melebihi 8 ton, seperti truk tronton pasir, muatan kayu dan lainnya, harus melakukan oper muatan di JLT. Sedangkan untuk angkutan BBM dan sembako masih bisa melintas di jalur alternatif meski lebih dari 8 ton.

Baca juga: PA Lumajang Tegaskan Pengajuan Perwalian Anak Tidak Sulit Jika Persyaratan Lengkap

"Tronton pasir dan kayu oper muat di JLT," jelas Nugraha Yuda, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Kamis (02/12/2021).

Baca juga: Istri Dominasi Gugatan Cerai di Lumajang, 1.842 Perkara Masuk hingga Pertengahan Juli

Dinas Perhubungan akan menempatkan petugas di sejumlah titik, untuk memastikan pengalihan arus lalulintas lancar. Pos pantau akan ditempatkan di pertigaan Tekung dan pertigaan SMPN Kunir.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru