Lumajang - Jalur Lumajang-Sumbersuko akan ditutup total selama pembangunan jembatan laban jangka waktu 14 hari. Sejumlah jalur alternatif sudah disiapkan untuk kendaraan angkutan barang/tambang, mobil pribadi dan MPU.
Untuk kendaraan barang/tambang, jalurnya mulai JLT-Tekung-Yosowilangun-Kunir hingga tembus Tempeh dan sebaliknya. Namun, jalur alternatif tersebut hanya berlaku bagi kendaraan barang maksimal 8 ton.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
Jika melebihi 8 ton, seperti truk tronton pasir, muatan kayu dan lainnya, harus melakukan oper muatan di JLT. Sedangkan untuk angkutan BBM dan sembako masih bisa melintas di jalur alternatif meski lebih dari 8 ton.
"Tronton pasir dan kayu oper muat di JLT," jelas Nugraha Yuda, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Kamis (02/12/2021).
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Dinas Perhubungan akan menempatkan petugas di sejumlah titik, untuk memastikan pengalihan arus lalulintas lancar. Pos pantau akan ditempatkan di pertigaan Tekung dan pertigaan SMPN Kunir.(Yd/red)
Editor : Redaksi