Lumajang - Akibat dari erupsi Gunung Semeru warga Lumajang yang terdampak harus mengungsi, terutama anak-anak yang sekarang sudah menempati di Balai Desa Tumpeng. Ada sekitar 20 anak yang berada disini, mereka mengaku tidak krasan lantaran tidak enak dan menginginkan pulih seperti sedia kala.
Menurut Kepala Desa Tumpeng Moh. Deni Purwadi mengatakan bahwa pengungsi yang ada di Balai Desa Tumpeng 106 orang. Sebagian ada yang tinggal di rumah penduduk sekitar karena masih sanak saudaranya.
Baca juga: Pemulihan Psikologis Penyintas Semeru Dimulai dari Perlindungan Kelompok Rentan
"Paling kecil bayi usia 7 bulan" kata Deni.
Baca juga: Tim Dokkes Polres Lumajang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Pengungsi dan Relawan
Sedangkan menurut Sri salah satu warga dari Sumberwuluh yang mengungsi ditempat tersebut mengaku tidak bisa tidur dan juga waswas jika akan terjadi bencana susulan. Rasa trauma ternyata masih menyelimuti korban yang selamat dari bencana tersebut.
Baca juga: Dinas Kesehatan: Dua Korban Luka Bakar Semeru Dalam Kondisi Stabil dan Terpantau Baik
Dari hasil pantauan Tim Lumajangsatu.com dilokasi pengungsian tersebut anak-anak masih ceria bermain. Seperti Kevin kini masih duduk dibangku kelas 4 SD mengaku tidak betah tinggal di pengungsian ingin segera pulang dan bisa sekolah seperti biasanya.(Ind/Ika/Red)
Editor : Redaksi