Lokasi Gunung Fuji

Lakukan Penghijauan, FKUB Lumajang Ajak Jangan Radikan Pada Lingkungan

lumajangsatu.com
FKUB dan elemen masyarakat melakukan penghijauan di gunung Fuji Gunung Lemongan Kecamatan Klakah

Klakah - Ratusan elemen masyarakat melakukan penghijauan di Gunung Fuji Desa Papringan Kecamatan Klakah. Tema yang diusung "Merajut Kebhinnekaan Merawat Persatuan". Berbagai elemenyang hadir antara lain Ansor NU, Pemuda Pancasila, MUI, Muhamadiyah, Perhutani dan elemen masyarakat lainnya, Sabtu (05/03).

Asir, Ketua Forum Kerukunan Antar Umat Bergama (FKUB) Kabupaten Lumajang dalam sambutannya mengajak masyarakat JANGAN RADIKAL PADA LINGKUNGAN. Radikal kata Asir bukan hanya terbatas pada aspek agama dan sosial yang selama ini didengungkan oleh berbagai pihak, namun sering lupa melupakan aspek Radikal Pada Lingkungan.

Baca juga: 11 Tahun Al Muhajir: Sekolah Desa, Prestasi Nasional

"Kemajuan teknologi efek negatifnya terhadap lingkungan sudah tidak sebanding dengan efek positifnya, tiap detik rumah kaca terkirimi triliunan kubik polusi efek teknolgi sehingga lapisan ozon di angkasa yang berfungsi untuk menyaring dan memantulkan kembali ke angkasa semakin tidak efektif," jelas Asir.

Mengingat penghijauan semakin menipis sementara polusi semakin menggila, akibatnya manusia dapat merasakan sendiri bahwa di lingkungan semakin panas rasanya. "Makakita wajib menjaga alam agar alam juga menjaga kita," terangnya.

Baca juga: Gandeng BRIN, Anggota DPR RI Nur Purnamasidi Gelar Bimtek Strategi Media Sosial untuk UMKM di Lumajang

Uraian tersebut dilengkapi dasar Hadits Nabi SAW
Bahwa sumber daya yang tidak boleh dimonopoli ada tiga, yakni padang rumput, air dan api. Padang rumput maksudnya adalah tanaman flora, seperti hutan.

Air merupakan sumber daya alam yang vital sehingga harus dilestarikan melalui Penghijauan. Sedangkan api adalah sumber daya energi, seperti tambang, bahan dari gunung danlainnya.

Baca juga: Ramp Check 37 Bus di Terminal Menak Koncar, Lima Kendaraan Dinyatakan Tak Layak Uji

"Ketiga bahan tersebut harus dikuasai negara dan dikelola untuk kemakmuran rakyat yang sebesar besarnya," pungkasnya.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru