Lumajang - Dua Puluh Lima sepeda motor protolan terjaring patroli ngabuburit di Jalan Lintas Timur (JLT) digelar oleh personil gabungan Satlantas Polres Lumajang. Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho mengatakan bahwa motor tersebut diduga akan digunakan untuk aksi balap liar.
Sepeda motor itu kondisinya dalam keadaan protolan tidak sesuai spesifikasi dan tidak dilengkapi surat-surat. Mereka diamankan dengan menuntun sepeda motornya, sampai ke Halaman Polres Lumajang.
AKP Bayu mengimbau kepada masyarakat untuk tidak perlu takut melapor ke polisi, jika mengetahui aksi balap liar. Karena, aksi balap liar membahayakan keselamatan pembalap sendiri dan orang lain. Juga, mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Kegiatan ini untuk memberikan rasa aman selama Bulan Suci Ramadhan" kata Bayu, Rabu (6/4/2022).
Baca juga: Bupati Lumajang: SDM Unggul Jadi Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Sepeda motor yang sudah dirazia tidak akan dikembalikan, hingga sesudah Hari Raya Idul Fitri. Hal ini dilakukan guna menciptakan suasana aman, kondusif, dari gangguan suara knalpot brong.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi