Lumajang - Fenomena koyo membuat berkah untuk warga sekitar karena ikan mujair dan nila di jual murah. Sedangkan bagi pemilik keramba ini merupakan sebuah musibah karena mengalami kerugian yang besar.
Adapun ikan dijual paling kecil seharga Rp 10.000 sedangkan yang besar Rp 25.000 perkilo. "Itu yang dijual para pedagang disekitar lokasi dan masyarakat banyak yang membeli" Kata Roqieb Selasa, (4/7/2023).
Baca juga: Pemkab Lumajang Gelar Nobar Gratis Semifinal Piala Dunia 2026, Perkuat Kebersamaan dan Dongkrak UMKM
Saat Koyo seperti ini, Ranu Klakah tidak ubahnya seperti pasar ikan dadakan. Warga menjajakan ikan tangkapannya di pinggir jalan sekitar Ranu Klakah.
Diketahui, Koyo adalah kondisi perbedaan suhu yang mengakibatkan massa air lapisan bawah naik ke atas, sehingga pergerakan air secara vertikal dari bawah membawa material seperti belerang (Ind/red).
Baca juga: Pria Diserang Saat Tidur, Pelaku Datang ke Rumah Korban Bawa Senjata Tajam
Baca juga: PA Lumajang Ungkap Alasan Ibu Mengajukan Hak Asuh Anak Usai Perceraian
Editor : Redaksi