LUMAJANG – Arus lalu lintas di kawasan Simpang 4 ST Lumajang sempat macet, Minggu (3/8/2025) malam. Penyebabnya bukan kecelakaan atau demo, melainkan kegiatan suting film berjudul *Lastri* yang mengambil lokasi di jantung kota.
Satlantas Polres Lumajang langsung menerapkan rekayasa lalu lintas dengan sistem buka tutup arus dari empat penjuru. Sejumlah kendaraan terpaksa dialihkan ke jalur alternatif.
Baca juga: Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Lumajang Ziarah ke TMP Kusuma Bangsa
“Kami terapkan sistem buka tutup arus secara situasional demi kelancaran proses suting dan kenyamanan masyarakat,” kata Kasubsi Pidm Sie Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro.
Baca juga: Satlantas Lumajang Periksa Kesehatan Driver Ojol, Keselamatan Dimulai dari Kondisi Fisik
Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Satlantas, Polres Lumajang, Kodim 0821 Lumajang, dan Dinas Perhubungan.
Rekayasa ini hanya bersifat sementara, namun warga sempat dibuat penasaran karena lokasi tersebut jarang ditutup kecuali untuk acara besar. “Kami minta masyarakat bersabar dan ikuti arahan petugas,” imbuh Untoro.
Baca juga: Ramp Check 37 Bus di Terminal Menak Koncar, Lima Kendaraan Dinyatakan Tak Layak Uji
Suting film *Lastri* disebut menjadi ajang promosi budaya dan pariwisata Lumajang. Namun, dampak penutupan jalan mendadak ini menuai komentar warganet yang mempertanyakan izin dan dampaknya terhadap arus kendaraan di pusat kota (Ind/red).
Editor : Redaksi