Lumajang — Bupati Lumajang Indah Amperawati optimistis kehadiran Aston Inn Lumajang, hotel berbintang pertama di daerahnya, akan menjadi titik awal kebangkitan sektor pariwisata setempat.
Menurutnya, selama ini keterbatasan fasilitas penginapan membuat banyak tamu, termasuk pembeli industri kayu, memilih bermalam di Surabaya atau Jember. “Hotel ada, tetapi sering penuh. Dengan Aston Inn, tamu kini memiliki pilihan baru di Lumajang,” ujar Indah, Jumat (8/8/2025).
Baca juga: Polsek Rowokangkung Kawal Meriah Pawai Ta’aruf TPA Masjid Mujahidin, Ribuan Warga Tumpah Ruah
Indah menilai, keberadaan hotel jaringan internasional ini tidak hanya memudahkan akomodasi wisatawan dan pelaku bisnis, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Peningkatan tersebut diharapkan terjadi melalui bertambahnya lama tinggal pengunjung di Lumajang.
Data Dinas Pariwisata Lumajang mencatat, kunjungan wisatawan pada 2024 mencapai lebih dari 1,2 juta orang. Namun, rata-rata lama tinggal hanya 1–2 hari akibat minimnya fasilitas penginapan. Kehadiran hotel berbintang diharapkan dapat memperpanjang durasi kunjungan sekaligus meningkatkan belanja wisata.
Baca juga: Bukan Begal! Wanita di Boreng Lumajang Diserang OTK, Kepala Terluka Disabet Sajam
Aston Inn Lumajang, yang diresmikan pada 8 Agustus 2025, menawarkan 97 kamar, fasilitas pertemuan, dan restoran dengan menu berbasis bahan lokal. Hotel ini berlokasi strategis di pusat kota, memudahkan akses ke berbagai destinasi wisata seperti Air Terjun Tumpak Sewu dan Ranu Kumbolo (Ind/red).
Editor : Redaksi