Lumajang – Dugaan aksi pemerasan terhadap Kepala Desa Tunjung, Kecamatan Gucialit, Kabupaten Lumajang, berujung panas. Tiga orang yang disebut sebagai oknum LSM diciduk polisi setelah warga mengamuk dan mengepung Mapolsek Gucialit, Kamis malam (15/8/2025).
Aksi protes warga yang terekam dalam sejumlah video dan viral di media sosial memperlihatkan massa berteriak menuntut pelaku diproses hukum. Kepala Desa Tunjung, Sari Rosi, bahkan turun langsung menyuarakan kekesalannya di hadapan petugas.
Baca juga: 12 Pelajar SMP Terjaring Penertiban, Satlantas Lumajang Ingatkan Bahaya Berkendara di Bawah Umur
"Saya ini mau memajukan desa, memakmurkan masyarakat. Tapi malah diperas. Tolong ditindaklanjuti hukum," tegasnya.
Baca juga: Periksa 14 Truk di Pasirian, Polisi Temukan KIR Kedaluwarsa hingga SIM Tak Sesuai
Kapolsek Gucialit, Iptu Arie Udiyanto, mengakui pihaknya telah mengamankan tiga orang terduga pelaku dan menyerahkannya ke Polres Lumajang.
Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menegaskan, ketiganya berstatus terlapor dan berasal dari kalangan LSM. “Jumlah nominal yang diminta masih kami dalami, begitu juga keterangannya,” ujarnya.
Baca juga: Lepas Atlet POPDA dan PEPARPEDA 2026, Bunda Indah Tantang Lumajang Raih 10 Medali Emas
Hingga kini, kasus tersebut masih bergulir di meja penyidik Polres Lumajang (Ind/red).
Editor : Redaksi