LUMAJANG – Aksi pencurian motor di Desa Alun-alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, menyisakan motif mengejutkan. Polisi menangkap seorang pelaku berinisial **SM**, warga setempat, yang nekat mencuri sepeda motor milik mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jember (UNEJ) hanya karena **merasa tidak dihargai**.
Baca juga: Blokade Sepekan, Dua Terduga Pelaku Diamankan Polisi di Perkebunan PT Kalijeruk Baru Lumajang
SM mengaku sakit hati lantaran mahasiswa KKN di desanya enggan menyapanya setiap kali berpapasan.
“Saya kesal, mahasiswa KKN saat disapa nggak mau nyapa,” ujar SM di hadapan penyidik.
Lebih jauh, SM menegaskan kekesalannya terutama tertuju pada mahasiswa laki-laki.
Baca juga: Harga Cabai Rawit Lumajang Tembus Rp72.500 per Kg, Pemkab Siapkan Gerakan Pangan Murah
“Kalau yang perempuan masih nyapa saya, tapi yang laki-laki nggak pernah nyapa,” ungkapnya tanpa penyesalan.
Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menyebut aksi SM dilakukan bersama rekannya berinisial SH yang kini masih buron.
Baca juga: Jelang Operasi Jantung di India, Bupati Lumajang Beri Semangat untuk Arga
“Pelaku SM sudah kita amankan, sementara rekannya SH masih dalam pengejaran,” kata Alex.
Motif pencurian ini pun menjadi sorotan karena dilandasi alasan sepele: hanya gara-gara **tidak disapa**. Polisi menegaskan akan mengusut tuntas kasus ini, termasuk memburu pelaku lain yang terlibat (Ind/red).
Editor : Redaksi