Peduli Anak

Polisi Ajak Anak TK Jadi Pelopor Keselamatan, Satlantas Lumajang Tanamkan Tertib Lalu Lintas

Reporter : Indana Zulfa
Anggota Satlantas Polres Lumajang ketika sosialisasi

Lumajang– Tawa ceria anak-anak TK Negeri Pembina Lumajang pagi itu berpadu dengan semangat para polisi lalu lintas yang hadir bukan untuk menilang, tapi menginspirasi. Melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak), Satlantas Polres Lumajang mengajarkan pentingnya tertib berlalu lintas sejak dini dengan cara yang menyenangkan.

 

Baca juga: Polsek Rowokangkung Kawal Meriah Pawai Ta’aruf TPA Masjid Mujahidin, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Sejak pukul 07.30 WIB, aula sekolah disulap menjadi ruang belajar interaktif. Kasat Lantas Polres Lumajang AKP Mohamad Syaikhu, S.H., bersama Kanit Kamsel dan anggota Satlantas lainnya, memperkenalkan rambu-rambu lalu lintas, etika berkendara, hingga pentingnya keselamatan di jalan raya lewat permainan, lagu, dan tanya jawab.

 

“Anak-anak adalah generasi penerus. Kalau sejak kecil mereka sudah mengenal aturan lalu lintas, nanti saat dewasa mereka akan terbiasa tertib dan bisa menjadi pelopor keselamatan,” ujar AKP Mohamad Syaikhu.

 

Ia menegaskan, program Polsanak bukan sekadar sosialisasi, melainkan langkah strategis Polres Lumajang untuk menanamkan budaya disiplin dan keselamatan sejak usia dini, sekaligus membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.

Baca juga: Sat Binmas Polres Lumajang Sambangi Vihara Sari Putra Maitreya, Pastikan Ibadah Imlek 2577 Aman dan Khidmat

 

“Kami ingin anak-anak melihat polisi bukan dengan rasa takut, tapi dengan rasa percaya. Polisi adalah sahabat mereka, pelindung mereka,” tambahnya.

 

Baca juga: Bukan Begal! Wanita di Boreng Lumajang Diserang OTK, Kepala Terluka Disabet Sajam

Kegiatan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak tampak gembira saat diajak bernyanyi bersama polisi, bahkan berebut ingin mencoba peluit dan berfoto di atas motor dinas Satlantas.

 

Lewat Polisi Sahabat Anak, Satlantas Polres Lumajang membuktikan bahwa menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas tak harus kaku dan menegangkan — bisa dimulai dari tawa, lagu, dan tangan kecil yang berjanji untuk selalu berhati-hati di jalan (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru