Bojonegoro — Wisata alam Puthuk Kreweng yang berlokasi di QPQ6+77P, Jl. Raya Gayam, Dusun Sogo, Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62154, kian dikenal sebagai destinasi favorit bagi pencinta panorama alam.
Berada di kawasan perbukitan, Puthuk Kreweng menyuguhkan pemandangan hijau yang menenangkan dengan udara segar khas pedesaan.
Baca juga: Sumber Maha Dewi, Oase Wisata Alam yang Sejuk di Kapas Bojonegoro
Daya tarik utama Puthuk Kreweng terletak pada bentang alamnya yang terbuka. Dari puncak bukit, pengunjung dapat menikmati hamparan pepohonan, perbukitan, hingga panorama langit yang memesona, terutama saat pagi dan sore hari.
Lokasi ini kerap dimanfaatkan wisatawan untuk bersantai, berburu foto alam, hingga menikmati matahari terbit dan terbenam.
Untuk masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung hanya dikenakan tiket masuk yang terjangkau, berkisar Rp5.000 per orang.
Sementara itu, biaya parkir juga relatif murah, yakni sekitar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil, sehingga cocok dijadikan tujuan wisata hemat bersama keluarga maupun sahabat.
Baca juga: Banyu Kuning, Pesona Wisata Alam Tersembunyi di Hutan Gondang Bojonegoro
Puthuk Kreweng buka setiap hari dengan jam operasional mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Waktu terbaik berkunjung adalah pagi hari untuk menikmati udara sejuk atau sore hari saat suasana semakin indah dengan cahaya matahari senja yang hangat.
Tujuan wisatawan datang ke Puthuk Kreweng cukup beragam. Selain untuk wisata alam dan relaksasi, banyak pengunjung memanfaatkan lokasi ini sebagai tempat fotografi, rekreasi ringan, hingga edukasi alam. Beberapa komunitas juga kerap menjadikan area ini sebagai titik singgah kegiatan luar ruang.
Dengan akses yang mudah dari pusat Kabupaten Bojonegoro dan biaya yang ramah di kantong, Puthuk Kreweng menjadi salah satu alternatif wisata alam yang layak dikunjungi.
Baca juga: Taman Pinggir Nggawan, Ruang Rekreasi Santai di Tepi Sungai Balen Bojonegoro
Keindahan sederhana namun menenangkan menjadikan tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin sejenak menjauh dari hiruk pikuk kota dan menikmati alam Bojonegoro dari ketinggian.
"Artikel ini ditulis oleh Muhammad Yova Athobarani (Pelajar PPL SMKN 1 LUMAJANG)
Editor : Redaksi