wisata

Sumber Maha Dewi, Oase Wisata Alam yang Sejuk di Kapas Bojonegoro

Reporter : Redaksi
Wisata Sumber Maha Dewi yang sering dikunjungi banyak wisatawan untuk wisata alam, relaksasi, rekreasi keluarga, serta menikmati keindahan sumber mata air alami(Gmap/mazayaart art99)

Bojonegoro — Wisata alam Sumber Maha Dewi yang berada di Unnamed Road, Padang Mentoyo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur 62181, menjadi salah satu destinasi yang menawarkan kesejukan alam dan kejernihan sumber mata air.

Tempat ini dikenal sebagai lokasi wisata sederhana namun menenangkan, cocok untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Banyu Kuning, Pesona Wisata Alam Tersembunyi di Hutan Gondang Bojonegoro

Lingkungan sekitar Sumber Maha Dewi masih didominasi pepohonan dan area hijau yang asri. Air sumber yang jernih mengalir tenang, menciptakan suasana alami yang nyaman bagi pengunjung. Banyak wisatawan datang untuk sekadar bersantai, menikmati udara segar, atau bermain air di sekitar sumber.

Untuk menikmati wisata ini, pengunjung dikenakan tiket masuk yang terjangkau, umumnya sekitar Rp5.000-Rp10.000 per orang.

Sedangkan biaya parkir berkisar Rp2.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil. Fasilitas parkir tersedia di area yang tidak jauh dari lokasi sumber air.

Baca juga: Taman Pinggir Nggawan, Ruang Rekreasi Santai di Tepi Sungai Balen Bojonegoro

Wisata Sumber Maha Dewi buka setiap hari, dengan jam operasional mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB. Waktu pagi dan sore hari menjadi pilihan favorit karena suasananya lebih sejuk dan nyaman untuk beraktivitas di alam terbuka.

Adapun tujuan wisatawan berkunjung ke Sumber Maha Dewi antara lain untuk wisata alam, relaksasi, rekreasi keluarga, serta menikmati keindahan sumber mata air alami.

Baca juga: Puthuk Kreweng, Wisata Bukit Alam dengan Panorama Menawan di Bojonegoro

Selain itu, tempat ini juga sering dimanfaatkan sebagai lokasi wisata edukasi lingkungan dan fotografi alam, sekaligus mendukung potensi wisata desa di wilayah Kapas, Bojonegoro.(yov/red)

"Artikel ini ditulis oleh Muhammad Yova Athobarani (Pelajar PPL SMKN 1 LUMAJANG)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru