Lumajangsatu

Kapolres–Bupati Turun Malam, Cek CCTV dan PJU: Sukodono Dikebut Jadi Wilayah Terang dan Aman

Reporter : Indana Zulfa
Kapolres Lumajang bersama Bupati Lumajang mengendarai sepeda motor saat melakukan pemantauan langsung pemasangan CCTV dan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Sukodono

LUMAJANG – Upaya memperkuat keamanan lingkungan di Kabupaten Lumajang terus dipacu. Kapolres Lumajang bersama Bupati Indah Amperawati turun langsung memantau pemasangan kamera pengawas (CCTV) dan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah Kecamatan Sukodono, Selasa (19/5/2026) malam.

 

Baca juga: Tanamkan Budaya Keselamatan Sejak Dini, MPM Honda Jatim Bagikan Perlengkapan Sekolah dan Helm untuk Siswa SD di Lumajang

Didampingi Wakil Bupati Yudha Adji Kusuma dan Dandim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi, rombongan Forkopimda menyisir sejumlah desa dengan sepeda motor. Mereka berhenti di beberapa titik untuk memastikan progres pemasangan berjalan sesuai target.

 

Hasil pemantauan menunjukkan sebagian besar titik telah terpasang, meski masih ditemukan beberapa desa yang belum rampung akibat keterbatasan teknisi dan material.

 

Kapolres Lumajang AKBP Alex Sandy Siregar mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi dan penerangan jalan.

 

“Pemasangan CCTV dan PJU ini sangat membantu dalam pencegahan sekaligus pengungkapan tindak kriminalitas,” ujarnya.

 

Menurutnya, keberadaan CCTV di titik strategis akan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, sekaligus menjadi alat penting dalam proses penegakan hukum.

Baca juga: Patroli Semalam Suntuk, Polsek Senduro Perketat Pengawasan Jalur Rawan Kriminalitas

 

Sementara itu, Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkapkan progres pemasangan di Sukodono telah mencapai sekitar 80 persen dan terus dikebut penyelesaiannya.

 

“Kami targetkan pertengahan Juni seluruh pemasangan CCTV dan PJU di Lumajang sudah tuntas,” tegasnya.

 

Baca juga: Ciptakan Kamtibmas Kondusif, Polisi Sisir Jalur Rawan di Tempursari Saat Dini Hari

Ia menjelaskan, kendala utama terletak pada keterbatasan tenaga teknisi serta ketersediaan material, terutama tiang PJU yang sempat mengalami kekurangan.

 

Meski demikian, Bupati optimistis program ini akan memperkuat rasa aman masyarakat. Jalan desa yang semakin terang dan pengawasan berbasis CCTV diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas.

 

“Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi bagian dari komitmen bersama menciptakan lingkungan yang aman di tingkat dusun hingga kabupaten,” pungkasnya (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru