Lumajang – Jeritan seorang ibu muda memecah siang di Dusun Bubur, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Senin (5/8). Putri, ibu satu anak, menjadi korban dugaan percobaan pembunuhan yang diduga dilakukan suaminya sendiri. Ia mengalami luka tusuk di bagian perut dan luka sayat di leher. Peristiwa mengerikan itu terjadi di depan mata putri mereka yang masih duduk di bangku kelas 2 Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Baca juga: Sengit hingga Adu Penalti, Polsek Lumajang Kota Amankan Nobar Final Persebaya vs Persib
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB ketika Putri menjemput anaknya dari sekolah menggunakan sepeda listrik. Saat melintas di jalan desa, perjalanan mereka tiba-tiba dihentikan oleh suaminya, Sukri, yang kemudian mengajak Putri ikut bersamanya.
Namun ajakan itu ditolak. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Putri telah mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, meski prosesnya disebut mengalami kendala.
Penolakan tersebut diduga memicu emosi pelaku. Dari balik bajunya, ia diduga mengeluarkan pisau buah yang telah disembunyikan sebelumnya, lalu menusukkannya ke perut Putri hingga sedalam sekitar tujuh sentimeter. Korban yang masih berada di atas sepeda langsung terjatuh ke jalan.
Serangan tidak berhenti di situ. Pisau kembali diayunkan ke arah leher korban hingga menyebabkan luka sayat sepanjang sekitar tujuh sentimeter.
Di tengah kepanikan itu, putri mereka yang masih kecil justru menunjukkan keberanian. Meski menangis melihat ibunya bersimbah darah, bocah tersebut berusaha merebut pisau dari tangan pelaku, kemudian membuangnya untuk menghentikan serangan.
Usai kejadian, terduga pelaku langsung melarikan diri. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban pulang sebelum akhirnya dilarikan ke RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, keluarga korban didampingi perangkat desa melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lumajang. Anak korban yang menyaksikan seluruh peristiwa menjadi saksi mata dalam kasus tersebut. Petugas kepolisian kemudian mendatangi rumah sakit untuk meminta keterangan awal dari korban.
Baca juga: Patroli Malam, Polsek Jatiroto Intensifkan Pengamanan Pertokoan dan ATM Antisipasi Kejahatan 3C
Ibu korban mengungkapkan, polisi telah melakukan pencarian terhadap terduga pelaku sejak malam hari, namun hingga saat itu yang bersangkutan diduga telah melarikan diri.
Di ruang tunggu rumah sakit, sang anak yang setia menemani ibunya menjalani operasi hanya mampu mengucapkan kalimat sederhana ketika ditanya mengenai ayahnya.
"Ayah jahat sama ibu," ujarnya lirih.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga sekitar, terduga pelaku disebut pernah beberapa kali terlibat persoalan hukum dan kerap membuat keresahan di lingkungan. Informasi tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Baca juga: Kapolres Lumajang Silaturahmi ke Sesepuh Ranu Pani, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas di Lereng Semeru
Terpisah, Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan bahwa laporan atas peristiwa tersebut telah diterima oleh SPKT Polres Lumajang.
"Benar, sudah lapor ke SPKT Polres Lumajang," ujarnya.
Ia menambahkan, penanganan perkara kini masih dalam tahap penyelidikan dan ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Lumajang.
"Perkara masih dalam proses penyelidikan dan ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang," pungkasnya (Red).
Editor : Redaksi