Motif Asmara

Diduga Cemburu Suami Selingkuh, Istri di Lumajang Nekat Serang Suami Saat Tidur

Reporter : Indana Zulfa
Ilustrasi suami selingkuh

LUMAJANG – Rasa cemburu diduga menjadi pemicu aksi seorang perempuan berinisial AA (25) yang menyerang suaminya, AF (24), saat sedang tertidur di rumah mereka di Desa Kunir Lor, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang.

 

Baca juga: Kejari Lumajang Musnahkan Barang Bukti 54 Perkara, Narkotika Mendominasi

Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto mengatakan, motif sementara dalam kasus tersebut berkaitan dengan kecemburuan.

 

Pelaku diduga mencurigai suaminya memiliki hubungan dengan perempuan lain. Selain itu, korban disebut beberapa kali mengancam akan menceraikan pelaku.

 

"Motif sementara karena rasa cemburu. Pelaku merasa korban sering berselingkuh dengan perempuan lain dan mengancam akan menceraikannya," jelas Suprapto.

 

Masalah rumah tangga pasangan tersebut disebut telah berlangsung sebelum kejadian. Menurut Muslim, bibi korban, keduanya disebut kerap terlibat cekcok dalam sekitar dua pekan terakhir.

 

"Permasalahannya istrinya cemburu dan selalu curiga kepada suaminya," kata Muslim.

Baca juga: Anak Alami Gangguan Pernapasan, Dinkes Lumajang Minta Orang Tua Kenali Tanda Bahaya

 

Muslim juga mengaku pernah mendengar cerita bahwa korban beberapa kali pulang larut malam. Bahkan, beberapa hari sebelum kejadian, korban disebut sempat tidak pulang selama dua hari dengan alasan berada di rumah temannya.

 

Namun, informasi tersebut merupakan keterangan dari keluarga dan masih perlu didalami penyidik. Polisi hingga kini masih melakukan pendalaman untuk memastikan motif serta rangkaian kejadian secara utuh.

 

Baca juga: Kasus ISPA Lumajang Naik-Turun, Dinkes Ingatkan Warga Tetap Waspada

Pasangan tersebut diketahui telah memiliki seorang anak berusia sekitar tujuh tahun. Korban sehari-hari bekerja di sebuah toko, sementara AA merupakan ibu rumah tangga.

 

Dalam peristiwa itu, korban mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan medis. Sementara AA telah diamankan dan kasusnya ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Lumajang.

 

Polisi masih memproses kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru