Taufiqul Hadi : Pemerintah Harus Perhatikan Penambang Tradisional Dialiran Sungai Semeru

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Anggota Komisi III DPR RI frkasi Nasional Demokrat (NasDem) Taufiqul Hadi meminta pemerintah serius memikirkan persoalan tambang pasir. Pemerintah diminta memikirkan jalan keluar bagi para penambang tradisonal yang kini tidak ada mata pencaharian akibat tambang ditutup.

"Saya minta pemerintah daerah memikirkan nasib para penambang rakyat atau tambang tradisonal, jangan hanya memikirkan perusahaan tambang besar saja," ujar Taufiq kepada sejumlah wartawan, Rabu (11/11/2015).

Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak

Meski ada 8 pemilik ijin tambang yang sudah bisa melakukan penambangan, namun jika menggunakan alat berat maka tidak banyak menyerap tenaga kerja. Para penambang tradisional dialiran sunagai semeru harus ditata, sehingga bisa melakukan penambangan tanpa merusak lingkungan.

Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Pengawasan TMMD ke-129, Pastikan Program Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

"Ini harus segera dicarikan solusi, agar krisis pasir tidak berkepanjangan, karena ketergantungan akan pasir Lumajang sangat besar," paparnya.

Baca juga: Rangkaian HUT ke-25, Demokrat Lumajang Gelar Gerakan "Langit Biru Indonesia Asri" di Sepanjang Jalan Lintas Timur

Sebelumnya, aliansi masyarakat peduli lingkungan (AMPEL) melakukan aksi di depan Pemkab Lumajang. Dalam salah satu poin tuntutannya, AMPEL meminta agar pengelolaan pasir dikembalikan kepada PD Semeru dan melibatkan para penambang tradisonal.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru