Meski Sebentar, Menteri Pertanian Sindir Pedagang Asal Lumajang Mainkan Harga Hasil Tani

lumajangsatu.com

Lumajang(lumajangsatu.com) - Amran Sulaiman, Menteri Pertanian RI datang ke Lumajang untuk menghadiri panen raya di Desa Selok Besuki Kecamatan Sukodono sebentar. Kedatanganya yang sebentar, Amran menyindir adanya suatu permaian yang dilakukan tengkulak dan pedagang yang membeli hasil pertanian di petani bawah dengan harga murah dan saat dijual dipasaran harganya melangit.

"Jujur saya ini kesal dengan adanya rantaian middle man yang sangat panjang bukan dari petani ke pedagang lalu ke pasar," ungkapnya.

Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang

Bagi dia, dirinya bersama dengan Kementerian Perdagangan akan memantau dan memutus rantai panjang tengkulak dan pedagang yang memainkan harga komiditi pertanian. "Ini perlu diputus dan dikurangi, ini yang menyebabkan petani kita kalah saing," jelasnya.

Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor

Amran berharap pemerintahan di Lumajang mendukung langkahnya jika pro para petani. "Kalau seperti ini terus, petani kita akan rugi, padahal mereka merawat selama 3-4 bulan, saat panen malah dibeli dengan murah," tegasnya.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap

Salah satu staf ahli dan perbincangan sejumlah tim pertanian Kementerian, di Lumajang ada sebuah kelompok tengkulak dan pedagang besar memainkan harga padi, jagung dan beras. "Lumajang ini ada pemain besar," ujar bisik-bisik para pemangku kebijakan asal Jakarta.(ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru