10 Warga Tompokersan Penerima Bedah Rumah Protes Hasil Pembangunan Jelek

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Program bedah rumah dari Kementrian Sosial di Kelurahan Tompokersan Kabupaten Lumajang nampaknya mulai bermasalah. 10 penerima program bedah rumah mengirim surat kepada Bupati Lumajang, Camat Lumajang, Lurah Tompokersan, dan beberapa media serta Kepala Kantor Sosial Lumajang.

10 warga penerima bedah rumah dengan nilai uang 10 juta yang dikerjakan pada bulan Januari 2016 merasa tidak puas dengan kondisi bangunan. Warg meminta kepada instansi terkait agar menindak lanjuti pengaduan tersebut.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan PPDI, Perangkat Desa Diajak Jadi Pelopor Pelayanan yang Melayani dan Berintegritas

"Kami memohon kepada pimpinan terkait agar segera menindaklanjuti keluh kesah kami," ujar Fatchurahman koordinator warga, Sabtu (13/02/2016).

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga NKRI

Sementara itu, Abdul Qodir kepala Kantor Sosial Lumajang mengaku akan melakukan kroscek kebawah. Kantor Sosial hanya memiliki fungsi pengawasan kepada para kelompok yang menerima program bedah rumah agar dikerjakan sesuai dengan anggaran.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pengukuhan Pengurus HKTI 2026–2031, Pemuda Didorong Jadi Pahlawan Pangan Masa Depan

"Kita akan kroscek dulu ya, jika memang tidak sesuai maka kita minta agar pembangunannya sesuai dengan anggran yang telah ditentukan," paparnya kepada lumajangsatu.com.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru