Air Mancur Jaran Kencak dan Tugu Korupsi Wonorejo Kotor Jadi Rasan-rasan Warga

lumajangsatu.com

Lumajang(lumajangsatu.com) - Air Mancur di antara 3 patung jaran kencak di Pertigaan Wonorejo Kecamatan Kedungjajang menjadi rasan-rasan warga. Ternyata, air mancur tersebut sudah kotor dan lumuten.

"Isone membangun, tapi gak bisa merawat," ungkap Soleh, warga Wonorejo.

Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

"Ngisin-ngisini Bupatine wae, ada bangunan kotor di tempat umum dan ramai, tapi dibiarkan saja," ujar Fitriani, pedagang pasar asal Desa/Kecamatan Randuagung.

Keindahan patung jaran kencak yang menjadi salahh satu identitas kebudayaan Lumajang, dirasakan warga bisa rusak bila ada bangunan lainya tak terawat. Apalagi, tugu air mancur yang pernah dikorupsi juga airnya kotor dan ada tanaman menganggu didalamya.

Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader

"Sakjane seng tugase merawat sopo seh, kok dijarno wae," terang Samahudi asal Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso.

Sesuai dengan tugas dan tanggung jawab, Taman di Lumajang dikelola dan ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Sayangnya, Kepala DLH, Nurul Huda, hingga berita ditulis dan ditayangkan belum bisa dihubungi.(ls/red)

Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan

 

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru