Program Bedah Rumah Bermasalah, Komisi D DPRD Akan Panggil Kepala Kantor Sosial Lumajang

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi D DPRD Lumajang yang membidangi kesejateraan masyarkat akan memanggil kantor sosial. Hal itu berkaitan dengan dugaan penyelewengan realisasi bedah rumah di tiga kelurahan di Lumajang dengan puluhan penerima program dari warga kurang mampu.

"Hari senin (07/03) kita akan rapat internal dan kita akan panggil dan meminta informasi dari Kepala Kantor Sosial Lumajang," ujar Sugianto ketua Komisi D DPRD Lumajang kepada lumajangsatu.com, Sabtu (05/03/2016).

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan PPDI, Perangkat Desa Diajak Jadi Pelopor Pelayanan yang Melayani dan Berintegritas

Komisi D DPRD kaget dan kecewa karena program yang diperuntukan bagi warga kurang mampu bermasalah. Semua hasil temuan dilapangan nantinya akan dilaporkan kepada pimpina DPRD Lumajang.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga NKRI

"Jika nanti ada indikasi penyelewengan dan ada perintah dari ketua DPRD untuk menidaklanjuti kepada aparat pengak hukum, maka kita akan kordinasikan dengan penegak hukum," terang poltisi PKB asal Pronjiwo itu.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pengukuhan Pengurus HKTI 2026–2031, Pemuda Didorong Jadi Pahlawan Pangan Masa Depan

Sebelumnya diberitakan, puluhan warga penerima program bedah rumah dari Kelurahan Rogotrunan, Tompokersan dan Kepurharjo protes. Pasalnya, realisasi bedah rumah tidak sesuai dengan jumlah uang yang dicairkan dan uang itu tidak dipegang kelompok melainkan dibawa oleh orang bernama Khotibi.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru